Pantang Menyerah, Tdak Penting?

Teruntuk kalian yang sedang memperjuangkan mimpi dan tujuan hidup. Apakah kalian memiliki mimpi? Kesulitan apa yang kalian temukan saat mengejar mimpi atau tujuan hidupmu?

Apakah pernah kalian merasa lelah memperjuangkan mimpi yang kalian inginkan? Pernahkan kalian mencoba menyerah? Atau kalian sudah menyerah memperjuangkannya saat ini?

Pasti kita semua sering mendengar kata-kata “Never give up”, tetapi saya rasa kata tersebut tidak akan memberi pengaruh yang cukup signifikan untuk mempertahankan semangat yang mulai memadam. Saya yakin kalian juga pernah merasa tersakiti oleh kegigihan yang pernah lakukan, ketika kalian berjuang keras sekuat tenaga namun alhasil terhianati oleh hasil akhir yang tak sesuai dengan apa yang kalian inginkan. Ketika kegigihan, tenaga, ide, kalian kuras untuk memperjuangkan hal yang mana itu menjadi mimpi kita namun gagal adalah jawaban terbaik untuk hasil akhir yang sudah diperjuangkan.

Untuk kalian yang sedang memperjuangkan mimpinya, pasti kalian tidak asing pula mendengan kata “Hasil tidak akan menghianati proses” ? Namun, apakah kalian pernah terhianati oleh proses yang kalian usahakan sekuat tenaga namun tak sesuai dengan ekspektasi yang mana menjadikan kesedihan yang mendalam untuk kalian, wahai pejuang mimpi? Mungkin sebagian orang akan tidak setuju dengan hal ini, tetapi percayalah ada beberapa orang yang tanpa sengaja mengucap sumpah serapah menyalahkan takdir, menyalahkan dirinya atas kegagalan yang tengah dihadapi.
buy flexeril online petsionary.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/new/flexeril.html no prescription

Tenang kamu tidak sendiri.

Saya mengutip dari quotes Jalaluddin Rumi “These pains you feel are messengers. Listen to them.” Jadi sakit yang kalian rasakan saat mengetahui ekspektasi tidak sesuai dengan realita yang kalian inginkan bukan berarti indikasi dari suatu kegagalan, tapi merupakan suatu pembelajaran. Bisa digambarkan seperti kalian mengikuti ujian sekolah dan saat nilai kalian buruk pasti kalian akan melakukan remidi kan? Remidi fungsinya untuk melakukan perbaikan atau memperbaiki ujian yang sudah pernah dikerjakan. Sama seperti kita saat mengejar mimpi, ketika kita gagal itu berarti Tuhan ingin kita remidi agar proposal mimpi kita lebih baik dari sebelumnya. Ketika proposal mimpi kita sesuai dengan kebutuhan dan apa yang kita butuhkan menurut Tuhan, Dia akan beri.

Untuk kalian yang sudah membaca buku Young On Top Updated milik pak Billy Boen, beliau telah membahas mengenai perjuangan menggapai mimpi. Saya ingat betul kata-kata Pak Billy Boen bahwa sukses itu tidak instan, butuh proses. Di dalam buku kuning yang menarik perhatian ini terdapat beberapa kutipan kata yang mampu menampar jiwa ketika kita sedang dilema, “Tidak ada jalanan yang sempurna.

“Tidak ada jalanan yang semulus sutra dan tanpa polisi tidur atau pun lubang.
buy avanafil online petsionary.com/wp-content/themes/twentytwentytwo/inc/new/avanafil.html no prescription

” Pernah tidak kalian mencicipi mi instant buatan teman lebih enak dari pada buatan sendiri? Ya karena kalian tidak tau proses membuatnya, bagaiman dia kesulitan membuka bagian minyak, kecap dan saus agar tidak tumpah, menunggu air dan mi instant tersebut mendidih, menuangkan mi instan kedalam mangkuk dan perjuangan memisahkan mi dan air panas agar tidak tumpah.
buy premarin Canada https://langleyrx.com/premarin.html no prescription

Sama halnya seperti ketika kita melihat orang sukses yang hidup enak menurut kita.

Kita tidak tau betapa sakitnya perjuangan mereka memperjuangkan mimpinya, karna kita hanya melihat enaknya saja tanpa tau dibelakangnya seperti apa. Jujur, buku kuning milik pak Billy Boen memang menjengkelkan. Di setiap bab yang saya baca membuat saya menangis dan ini memperlihatkan betapa lemahnya saya. Tenang, kalian tidak sendiri mengalami kegagalan yang kalian hadapi. Banyak orang besar yang mengalami banyak kegagalan tapi mereka tetap bertahan dan berusaha untuk bangkin dan memperbaiki diri.

Seperti yang saya pelajari di Buku milik Pak Billy Boen, bahwa penolakan yang sedang kita hadapi hanya suatu proses pembelajaran saja dan itu untuk kita mengoreksi diri kita. Jangan jadikan kegagalan yang kita alami sebagai alibi untuk menyerah memperjuangkan mimpi yang kita inginkan dan kita idam-idamkan. Seperti kutipan dari Wilma Mankiller bahwa “Kunci kesuksesan seseorang yaitu tidak pernah, tidak pernah menyerah.” Jadi buat apa menyerah kalau masih bisa diperjuangkan? Ingat, kalian akan lebih menyesal ketika kalian menyerah padahal kenyataannya kalian mampu dan memiliki peluang yang sangat besar untuk berhasil. Kalau gagal jangan menyerah, ubah strategi jalan menuju tujuan tapi jangan mengubah tujuan yang sudah kamu rancang dan impi-impikan.

Saya belajar untuk memaknai pantang menyerah melalui pengalaman saya dan didukung oleh buku Young On Top yang di tulis oleh pak Billy. Tidak ada kata gagal, hanya belum matang proposal perjuangan kita menurut Tuhan. Perbaiki, berusaha dan berdoa jangan di lupakan. Tuhan enggan melihat apa yang telah diperjuangkan tersia-siakan, perjuangkan untuk menjadi pemenang atau tinggalkan sebagai pecundang. Tetap semangat, kalian tidak sendiri. Suatu hari kita akan menjadi seperti apa yang kita impikan. Keberhasilan sedang menunggu kita, mari kita jemput. See you on top!