Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden YOT Solo: Visi Misi Evan Martono dan Bunga Asih Pratiwi

Biografi Calon President YOT Solo

Hai YOTers! Kenalin, namaku Evan Martono biasa dipanggil Evan. Aku lahir di Jakarta 26 Juli 1998. Selama SMP-SMA pernah ikut beberapa organisasi dan dapet pengalaman cukup banyak disana. Pengalaman pas SMP-SMA ini sebagai pondasi awal aku berorganisasi. Sekarang aku kuliah di Teknik Mesin UNS dan waktu kuliah aku ikut organisasi Bengawan Team Unmanned Vehicle  yaitu tim riset tentang kendaraan tanpa awak dan fokus aku untuk kendaraan air yaitu kapal. Bahkan aku pernah Juara 2 Nasional Kapal Cepat Tanpa Awak yang diselenggarakan oleh MENRISTEK DIKTI. Selayaknya mahasiswa, aku juga ikut organisasi lain seperti Young on Top.

Perjalananku di YOT dimulai dari divisi program. Awal aku join YOT, aku dipilih untuk jadi PIC di acara mentorship program tentang self-branding in our social media. Aku juga sempet jadi PIC di Catalyst, sub-divisi program. Terus, aku juga punya concern di anak-anak autis, jadi kita pernah roadshow di beberapa SLB yang ada di Solo. Selama roadshow kita belajar dan mengajar bersama mereka sampai puncaknya ketika peringatan World Autism Awareness Day. Acara itu ada sekitar 150 anak autis di Kota Solo, Yogya, dan Semarang yang berkumpul menampilkan bakat mereka untuk memperingati World Autism Awareness Day yang bertujuan mengenalkan ke masyarakat bahwa anak-anak autisme juga bisa berkarya. Disitu banyak banget masalah yang muncul, tapi aku inget satu hal untuk tetep jadi be the best version of you, Selama udah melakukan yang terbaik pasti selalu ada jalan keluarnya. Setelah acara itu kelar disitu aku bener-bener baru merasakan apa yang namanya berbagi dan belajar bersama itu indah, dan tetep jadi be the best version of you, kapanpun dan dimanapun kamu berada. Sekian dari aku, see you!

Biografi Calon Vice President YOT Solo

Halo YOTers! Perkenalkan nama aku Bunga Asih Pratiwi. Orang-orang biasa manggil aku Bunga. Aku lahir di Jepara, 27 Januari 1998. Aku sekarang kuliah di Universitas Setia Budi Surakarta jurusan S1 Akuntansi semester 6. Aku mau berbagi sedikit pengalaman organisasi aku nih. Aku waktu SMA hanya ikut oganisasi PMR, ekstra kulikuler Teater dan Photography saat itu. Awal aku ikut organisasi saat masuk jenjang perkuliahan adalah dengan mengikuti organisasi HMJ S1 Akuntansi di kampus yang saat itu menjabat sebagai ketua di himpunan tersebut dan ditahun yang sama aku juga ikut BEM Universitas sebagai menteri komunikasi dan informasi. Suatu ketika aku melihat ada postingan di instagram ada komunitas Young On Top yang sedang open recruitment, yang saat itu awal-awal aku yang masih aktif mahasiswa baru yang sedang senang-senangnya ikut organisasi, biar aku gak cuma kegiatan dikampus aja, akhirnya aku coba deh ikut daftar oprec YOT Solo agar punya kegiatan diluar kampus, dan akhirnya aku lolos di divisi marcomm.

Tahun pertama di YOT Solo, aku punya insight baru mengenai bisnis. Dimana dari SMA aku memang punya ketertarikan dibidang usaha. Periode pertama bergabung YOT Solo aku merasa ilmuku belum maksimal, untuk itu aku memilih untuk lanjut ke Batch 4 di divisi yang sama yaitu marcomm. Periode ke-2 ini banyak sekali teman-teman yang sangat bertalenta yang mensupport aku dalam  memulai usahaku sendiri di bidang fashion. Secara gak langsung aku menemukan orang-orang yang sangat tulus membantu aku dari awal aku memulai usaha tanpa memikirkan profesional fee (oh..God how lucky Iam). Aku bersyukur sekali bertemu dengan orang-orang hebat di YOT Solo. Di YOT Solo ini dengan banyaknya kerjasama dan kolaborasi, aku berkesempatan untuk ikut menjadi 6 perwakilan dari YOT Solo menjadi Influencer for Change Academy dari campaign Indonesia dimana aku belajar insight baru tentang bagaimana menjadi anak muda yang dapat menginfluence temen-temen dengan konten-konten yang positif dan untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah mengambil kesimpulan atas berita-berita yang tersebarluaskan.

Tahun ini aku pun mencoba ikut pageant competition “Duta GenRe Surakarta” 2019. Dan ya alhamdulillah aku masuk di Top 4 dari 50 finalist yang ada dan akhirnya aku mendapatkan penghargaan sebagai Duta Favorit. Aku disini bertugas untuk mensosialisasikan ilmu mengenai Remaja Berencana ke masyarakat untuk satu tahun kedepan.

Aku belajar, bahwa manusia tiada henti untuk mengeksplore kemampuan dirinya. Dan aku mencoba untuk menggali itu dalam diri aku. Ilmu yang aku dapatkan, aku ingin bagi dan tularkan kepada teman-teman dan lingkungan aku, bahwa semua orang memiliki kesempatan belajar dan mendapatkan kesuksesan yang sama.

VISI

SEBAGAI WADAH PEMUDA SOLO UNTUK MENYEBARKAN THE SPIRIT OF JAVA, BERBAGI DAN MENGINSPIRASI TIADA HENTI

MISI

  1. Sebagai tempat komunitas anak muda di Kota Solo untuk saling belajar dan
    berbagi
  2. Mengajak diri sendiri dan lingkungan untuk berperan dan ikut menjadi bagian
    dalam mengenalkan Kota Solo
  3. Mempererat dan memperkuat hubungan komunikasi antar anggota YOT Solo

 

PROGRAM UNGGULAN

 

 

 

 

 

 

 

Mengapa kami layak dipilih?

Pengalaman kami menjadi alasan mengapa kami layak dipilih. Terlebih untuk saudari Bunga sudah berada di YOT Solo selama 2 tahun. Dan saya sendiri Evan telah memegang beberapa program kerja penting yang sebelumnya di batch 3 belum pernah ada seperti sosial project bagian catalyst. Dan karena kami berdua saling mengisi kekurangan satu sama lain, mulai dari cara memimpin, berkomunikasi, dan berorganisasi. Dengan harapan kombinasi kami berdua dapat membuat YOT Solo lebih  berimpact positif lagi untuk masyarakat Kota Solo.