Tips Praktis Membuat Cake

Tips Praktis Membuat Cake
Membuat cake bukan satu pekerjaan yang mudah. Berbeda jenis adonan yang Anda buat, beda pula teknik membuat dan suhu alat pemanggang yang digunakan.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat Anda membuat adonan hingga proses pemanggangan adonan. Supaya hasil akhirnya matang sempurna, warnanya menarik dan teksturnya empuk. Nah, untuk memudahkan Anda pada saat memanggang adonan cake, ada baiknya perhatikan tips dari selera berikut ini!
 
1. WAKTU ADALAH SEGALANYA
Sebelum memanggang cake, perhatikan waktu. Lama waktu pengocokkan adonan cake termasuk berpengaruh. Gunakan waktu sesuai aturan dalam resep. Jika terjadi gumpalan dalam adonan, kemungkinan Anda terlalu lama mencampur telur dalam adonan. Tambahkan telur satu persatu ke dalam adonan. Ini cara yang paling tepat untuk menghindari adonan yang Anda buat menjadi kental.
 
2. PERHATIKAN SUHU UNTUK MENTEGA 
Jika ada kesalahan dalam proses memanggang, bisa jadi karena mentega dipanaskan pada suhu yang tidak tepat. Jika adonan diberi mentega yang terlalu lembut dan licin, cake tidak akan naik, tapi justru melebar ke samping. Mentega berwarna kuning sebaiknya dimasak dengan suhu sedang. Untuk membuat adonan kulit pai dan biskuit gunakan mentega dingin. Jangan menggunakan mentega hangat karena akan membuat cake tidak renyah.
 
3. SIMPAN ADONAN DALAM PENDINGIN
Gunakanlah lemari pendingin untuk menyimpan adonan kulit pai dan adonan biscuit sebelum dibentuk dan dipanggang. Proses pendinginan adonan membuat beberapa jenis cake dan kulit pai lebih renyah, teksturnya rapuh dan tidak gampang lembek saat dingin.
 
4. TEPAT MEMILIH TEPUNG 
Pastikan Anda mengenali jenis tepung yang akan digunakan. Tepung terigu berprotein tinggi cocok untuk adonan roti, pizza dough, donat dan mie. Tepung terigu berprotein sedang atau yang biasa disebut dengan tepung serbaguna. Bisa Anda manfaatkan untuk membuat aneka cake, bolu, cake basah, gorengan dan beragam camilan lainnya.
Sedangkan terigu dengan kadar protein rendah, cocok untuk olahan kukis dan camilan goreng dan cake tradisional.
 
5. PERHATIKAN TEKSTUR ADONAN
Perhatikan ketika Anda membuat adonan cake. Jika adonan terlalu lama dikocok maka adonan bukan mengembang tetapi akan encer. Adonan cake yang terlalu encer berpotensi meluber saat dipanggang. Sehingga mengotori loyang dan bagian dalam oven.
Adonan cake yang terlanjur meluber, biasanya akan berdampak pada bentuk cake yang tidak bagus dan tekstur cake yang berongga. Tanda adonan cake (cake dan bolu) siap dipanggang adalah teksturnya licin, kental, warnanya putih pucat, dan jika Anda tuang ke loyang akan meluncur perlahan.
Panaskan oven terlebih dahulu sebelum memanggang. Jangan lupa untuk memberi olesan margarin dan taburan tepung terigu pada loyang agar cake tidak lengket. Atau bisa juga melapisi bagian dalam loyang dengan kertas roti yang telah diolesi margarin.
 
6. SIAPKAN PIRANTI DENGAN CERMAT
Piranti yang dimaksud antara lain kertas roti, spatula, rak kawat, loyang, alat ukur, alat pengaduk adonan dan lain-lain. Gunakan kertas roti untuk alas pada loyang Anda. Ini akan sangat membantu Anda mencegah bagian bawah cake menjadi gosong. Loyang juga akan menjadi mudah dibersihkan.
 
7. CEK MASA PAKAI OVEN
Perhatikan suhu panas pada oven anda setiap satu bulan sekali! Sewaktu-waktu suhu pada oven anda bisa berubah. Ini dapat berakibat buruk terhadap proses pemanggangan cake Anda. Untuk kemudahan, belilah thermometer oven. Alat ini akan sangat membantu Anda untuk mengatur suhu pada oven.
Sedangkan untuk mengetahui panas oven dapat dilakukan dengan cara melakukan pemanggangan pada seiris roti putih selama kurang lebih 5 hingga 7 menit. Untuk daerah yang terpanggang adalah titik-titik api. Jika permukaan roti terpanggang dengan rata, maka bisa dipastikan panas pada oven Anda rata.
Tiap peralatan memiliki usia penggunaan yang berbeda. Jika suhu oven mulai mengalami perubahan. Kemungkinan oven mulai rusak dan perlu diganti dengan beberapa onderdil yang baru. Atau justru harus dipensiunkan.
 
8. MENGUKUR BAHAN DENGAN TEPAT
Ukuran bahan yang tidak sesuai dengan resep merupakan salah salu penyebab kegagalan dalam membuat cake. Gunakan alat pengukur yang sesuai, seperti timbangan dan gelas ukuran. Ukur dan timbang tiap bahan yang dengan tepat sesuai resep. Jangan menambah atau mengurangi jumlah bahan, kecuali Anda telah mahir memadupadankan teknik membuat cake.
 
9. MENYIAPKAN BAHAN PENDAMPING
Untuk keadaan tertentu ada beberapa bahan yang dapat diganti dengan bahan lain. Minyak zaitun misalnya, bisa digunakan sebagai pengganti mentega untuk beberapa jenis cake seperti crepes, muffin, dan cup cake cokelat. Karena komposisi minyak zaitun dan mentega ada banyak kemiripan.
Penggunaan cokelat chips bisa diganti dengan cokelat batang yang sebelumnya Anda cincang terlebih dulu. Butter cream sebagai penghias cake juga bisa diganti dengan whipped cream kocok.
 
10. RAJIN MENCOBA RESEP
Semakin sering Anda mencoba mempraktikkan beragam resep, maka Anda akan semakin mahir memadupadankan bahan dan teknik membuat cake. Kesalahan dan masalah yang Anda hadapi saat membuat cake, akan membuat Anda menemukan strategi dan trik untuk menghindar dari kesalahan serupa. *Bbs/Merry/foto: net
 
sumber : http://nyata.co.id/rekarasa/5133/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *