Asumsi Membunuhmu: Alasan Kenapa Gak Boleh Telan Informasi Begitu Aja

Asumsi Membunuhmu: Alasan Kenapa Gak Boleh Telan Informasi Begitu Aja

Akhir-akhir ini linimasa media sosial ramai membahas pernyataan salah satu penyanyi Indonesia yang berhasil Go International, Agnez Mo yang dalam interview-nya bilang kalo dia gak punya darah Indonesia. Kira-kira begini statement dari Agnez Mo kalo diartikan ke Bahasa Indonesia:

“Saya sebenernya tidak punya darah Indonesia sama sekali. Saya sebenarnya campuran Jerman, Jepang dan Chinese (Tiongkok). Saya hanya lahir di Indonesia. Saya juga beragama Kristen, di Indonesia mayoritas adalah Muslim. Saya tidak bilang bahwa saya tidak berasal dari sana, karena saya merasa diterima. Tetapi saya merasa tidak seperti yang lain,” kata Agnez Mo dari interview-nya bersama Build Series by Yahoo di New York, Amerika Serikat yang dirilis tanggal 22 November lalu.

Nah, sayangnya masih banyak nih netizen yang mendengarkan wawancaranya setengah-setengah bahkan menciptakan asumsi sendiri dari percakapan setengah-setengah yang mereka denger itu. Banyak yang menyayangkan sikap Agnez yang gak mau mengakui kalo dia orang Indonesia. Hmm padahal jelas-jelas dari statement-nya Agnez ga ngomongin soal kewarganergaraan lho, tapi soal genetik nya.

Kita bahas sedikit deh soal statement-nya Agnez Mo. Menurut Prof. Herawati Soepolo PhD, periset di Lembaga Biologi Molekuler Eijkmen, sebenernya emang gak ada gen murni Indonesia, “tidak ada gen murni Indonesia. Kita merupakan pencampuran genetika dan semua berasal dari Afrika,” kata Herawati dilansir dari CNN Indonesia.

Herawati melanjutkan kalo berbagai hasil penelitian menyebut arus migrasi dari Afrika terjadi dalam beberapa gelombang. Seluruh manusia di Indonesia merupakan campuran beragam genetika yang berasal dari Afrika, “bukti-bukti genetika, kebudayaan, hingga bahasa memang menunjukkan evolusi pembauran manusia nusantara sejak ribuan tahun lalu dan kian intensif sejak pembentukan Indonesia sebagai Negara berdaulat tahun 1945,” kata Herawati dilansir dari CNN Indonesia.

Sedangkan soal kewarganegaraan, seseorang bisa dinyatakan WNI jika ia dilahirkan di wilayah Negara Indonesia, meskipun kedua orang tuanya tidak berdarah Indonesia. Sayangnya gak banyak orang yang mau cari tau mengenai hal ini dan memilih untuk berasumsi dengan bilang kalo Agnez Mo gak memiliki rasa nasionalisme. Padahal kalo mengungkit rasa nasionalisme, Agnez sendiri melalui statement-nya bangga kok bisa lahir dan tumbuh di Indonesia, dia juga beberapa kali menunjukkan kebudayaan Indonesia lewat video klip nya. Lagi-lagi, gak akan ada ujungnya kalo pengen menyalahkan orang.

 

Asumsi Berujung Hoax

Lebih mirisnya lagi kita menyampaikan asumsi kita di media sosial dan yang paling memilukan lagi saat orang-orang yang baca sekilas tanpa cari tau lebih jauh lagi ikutan comment, retweet atau likes, akhirnya makin tersebar asumsi kita itu. Tau gak, itu bisa menjatuhkan reputasimu lho. Kamu bisa terkenal sih, tapi ya bakal dikenalnya sebagai orang yang suka menyebarkan fitnah.

Fitnah ini nantinya bisa berkembang menjadi hoax. Berdasarkan survey yang dilakukan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) pada 7-9 Februari 2017 terhadap 1.116 responden di Indonesia, sebanyak 44,30% masyarakat menerima berita hoax setiap hari. Bahkan 17,20% menyatakan menerima berita palsu lebih dari sekali sehari. Fakta lainnya 92,40% masyarakat menyatakan menerima hoax dari media sosial. Hmm parah kan, asumsi yang bisa berdampak kemana-mana.

Jadi, saat menerima suatu informasi, pastikan dulu kebenarannya. Kamu cari tau dulu dari berbagai sumber. Bukannya ikut menyebarkan hal yang belum pasti kebenarannya atau malah ikutan berasumsi. Tanggapi suatu isu dari berbagai sudut pandang, supaya semakin luas juga wawasanmu. Karena, bahaya nya bukan hanya ke reputasimu aja, tapi juga berpengaruh terhadap pembentukan mindset orang lain juga.

Lebih bijak lagi dalam menggunakan media sosial dan bijak dalam menanggapi suatu informasi ya YOTers. Jangan sampe kamu menyebarkan fitnah berdasarkan asumsi yang kamu ciptakan sendiri. Inget salah satu value yang ada di buku Young On Top Updated: 40 Kunci Sukses di Usia Muda yaitu Do Not Assume. Karena asumsi akan menciptakan kesalahpahaman. Jangan menutup diri untuk mencari informasi lebih dalam lagi. Kalo gak tau ya cari tau, bukannya jadi sok tau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *