Biar Jadi Anak Indie Sehat, Pahami Dulu Bahaya Kopi Susu

Biar Jadi Anak Indie Sehat, Pahami Dulu Bahaya Kopi Susu

Kopi, senja, kopi, senja. Itulah hal-hal yang identik dengan anak-anak indie saat ini. Nah, mungkin karena adanya fenomena minum kopi ini ditambah dengan semakin banyaknya anak indie yang bermunculan di seluruh penjuru kota, terutama Jakarta, akhirnya banyak juga berdiri kedai kopi susu. Mulai dari yang kita bisa nongkrong di tempatnya, atau yang hanya melayani coffee to go.

Kita gak akan ngomongin berapa banyak kedai kopi susu yang ada di Jakarta atau bahkan Indonesia. Tapi kita akan bahas bahaya dari kopi susu ini, apalagi kalo dikonsumsi setiap hari. Hmm siap-siap ya.

Dari namanya, yaitu kopi susu, kita udah tau kalo bahan dasarnya adalah kopi dicampur susu. Ternyata, pencampuran kedua bahan dasar ini bisa menurunkan nilai gizi dari susu lho, YOTers. Dilansir dari doktersehat, kandungan tanin pada kopi mampu mengikat zat besi yang ada di dalam susu. Tanin adalah antioksidan berjenis polifenol yang berfungsi untuk mencegah atau menetralisir efek radikal bebas merusak di dalam tubuh. Sementara susu mengandung mineral yang kinerjanya akan dipengaruhi oleh tanin, salah satunya zat besi dan kalsium. Tanin bisa mengikat zat besi sehingga menganggu proses penyerapannya ke dalam tubuh, begitu juga dengan kalsium.

Gak hanya itu YOTers, kalo kata dr. Nessa Wulandari, MGizi, SpGK, kopi yang disertai gula dan dikonsumsi berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes dan penumpukan lemak trigliserda yang merupakan lemak di dalam darah. Dilansir dari Kumparan, dr. Nessa kasih saran kalo minum kopi susu yang dicampur dengan aren, susu atau creamer itu sebaiknya tidak rutin dan tidak berlebihan untuk dikonsumsi.

“Alternatif aren bisa diganti sweetener non kalori, susu dengan susu low fat, tidak pakai creamer lagi karena sudah ada susu,” kata dr. Nessa.

Peneliti mengatakan lebih baik minum kopi susu hitam pahit alias tanpa dicampur apapun karena dipercaya punya manfaat lebih untuk kesehatan, seperti bisa menjaga kesehatan hati, meningkatkan metabolisme dan membantu melawan depresi. Eits, tapi, perlu diingat lagi nih YOTers. Jangan terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi kopi. Seorang psikolog dari University of East London ngasih saran kalo minum kopi itu gak lebih dari 200mg perharinya. Kalo kamu emang udah ngerasa terlalu capek, ada baiknya beristirahat, bukan banyakin minum kopi. Jadilah anak indie yang sehat ya, YOTers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *