Alasan Kenapa Hindia Patut Kamu Jadikan Panutan

Alasan Kenapa Hindia Patut Kamu Jadikan Panutan

“Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang? Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang di esok hari”

Kamu pasti udah gak asing dengan kutipan lirik lagu tersebut. Ya, penggalan lirik lagu tersebut adalah milik Baskara Putra atau Hindia yang berjudul ‘Secukupnya’. Lagu yang jadi original soundtrack film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, adalah salah satu medium dimana Baskara menyampaikan apa yang dia rasakan nih, YOTers. Keberaniannya dalam menyampaikan perasaannya ini nih, yang jadi alasan kenapa Baskara patut kita jadikan panutan.

“Setelah merilis ‘Evaluasi’, banyak yang melihat saya menjadi figur yang dapat menguatkan mereka yang sedang bersedih. Walau saya senang dapat membantu, namun saya juga orang biasa. Sama-sama bisa gagal dan kerap surut. Saya gak mampu didorong untuk menjadi figur yang harus menggembalakan seseorang ke luar dari kesedihannya. Saya lebih suka berjalan bersampingan,” kata Baskara di suatu wawancara.

Alasan Kenapa Hindia Patut Kamu Jadikan Panutan

Lewat lagu, Baskara menyampaikan perasaannya. *sumber foto: siasat partikelir

Baskara juga menceritakan kalau semua lagu yang ia tulis di Hindia harus dari pengalaman pribadinya sendiri. Itu lah yang ngebedain karya nya di .Feast dan di Hindia. Kalo di Hindia semua ceritanya tercipta karena ia bersinggungan dengan individu, keluarga dan teman-teman terdekat. Sedangkan .Feast merupakan karikatur kehidupan bermasyarakat. Intinya, semua karya yang dihasilkan berlandaskan kejujuran.

“Karena buat saya, perlahan .Feast sudah menjadi milik bersama. Ada energi kolektif yang masih susah saya jelaskan di saat saya manggung bersama .Feast. Banyak cerita personal yang ingin saya sampaikan dengan Hindia, yang mungkin bisa membantu orang lain, secara tidak langsung menjadi terapi untuk mereka. Itu kenapa saya memutuskan untuk membelah badan menjadi Hindia,” kata Baskara dilansir dari Siasat Partikelir.

Oh ya, Baskara Putra juga merupakan vokalis dari grup musik rock asal Jakarta, .Feast. Grup ini terdiri dari sekumpulan mahasiswa FISIP Universitas Indonesia. Titik awal .Feast berkarya dimulai dengan dirilisnya ‘Camkan’ pada tahun 2014 sebagai bentuk kegelisahan dalam kebebasan memilih agama di Indonesia.

Melalui .Feast juga, Baskara bersama keempat personil lainnya ingin menyampaikan kegelisahan dan kritiknya melalui lagu. Misalnya dalam lagu ‘Peradaban’ dan ‘Berita Kehilangan’ dalam album ‘Beberapa Orang Memaafkan’, .Feast menceritakan tentang kesedihan akan adanya tindak kriminalisasi yang marak terjadi di Indonesia. Lewat lagu tersebut, .Feast ingin mengingatkan kembali rakyat Indonesia dengan beberapa kasus yang pernah terjadi. Di lagu lainnya, ‘Kami Belum Tentu’, .Feast juga ingin merepresentasikan keadaan anak muda zaman sekarang yang apatis, tidak peduli dengan isu-isu politik nasional di negaranya sendiri.

Nah, keberaniannya dalam menyampaikan pendapat dan perasaannya inilah alasan kenapa Baskara alias Hindia patut kamu jadikan panutan. Pesannya adalah, kamu bisa menyampaikan semua perasaan dan pendapatmu itu lewat medium apa aja. Kalo Baskara menyampaikannya lewat lagu-lagunya. Cari deh medium lain yang bisa kamu jadikan tempat untuk menyampaikan keluh kesahmu. Mungkin dari tulisan, foto atau bahkan lagu kayak Baskara?

“Ambil sedikit tisu, bersedihlah secukupnya…”

Alasan Kenapa Hindia Patut Kamu Jadikan Panutan

Kejujuran Baskara dalam berkarya emang keren banget! *sumber foto: tribun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *