Boba, Kamu Enak Tapi Bahaya!

Boba, Kamu Enak Tapi Bahaya!

Hai YOTers! Siapa nih yang demen banget minum manis dan dicampur topping boba? Enak sih, tapi kamu harus mengurangi konsumsi itu karena berbahaya untuk kesehatan kita! Saat ini minuman milk tea emang lagi nge-hits banget. Hal itu gak lain dipengaruhi juga sama salah satu topping-nya, yaitu boba.

Dilansir dari kompas, konsultan kesehatan, dr. Tan Wee Yong mengatakan gula yang terkandung dalam minuman boba cukup tinggi. Rata-rata, secangkir minuman boba mengandung 20 sendok teh gula. Padahal, orang dewasa yang sehat disarankan untuk mengonsumsi gula tidak lebih dari delapan sendok teh gula sehari. Belum lagi kalorinya. Dalam satu cup milk tea mengandung 370 kalori, sementara boba mengandung 150 kalori.

Padahal, kebutuhan gula tambahan gak boleh lebih dari 150 kcal/hari untuk pria dan 100 kcal/hari untuk wanita. Gak heran kalo keseringan atau terlalu banyak mengonsumsi boba juga akan menimbulkan berbagai penyakit ini:

  1. Mengganggu Sistem Pencernaan

Boba terbuat dari tepung tapioka dan punya tekstur yang kenyal dan sangat lengket, jadi susah dicerna dan bisa menyebabkan kerusakan pada bagian pencernaan.

  1. Menyebabkan Diabetes

Kayak yang udah dijelasin tadi, kandungan gula dalam boba itu tinggi banget, sehingga bisa menyebabkan terjadinya resistensi insulin, yaitu ketika hormon insulin tidak dapat menyerap gula dengan baik dan bisa menimbulkan penyakit diabetes.

  1. Mengakibatkan Gangguan Jantung dan Asam Urat

Kandungan gula dan kalori yang sangat tinggi juga bisa meningkatkan resiko penyakit jantung dan asam urat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Caitlin Batt, et al, sering mengonsumsi minuman manis lebih dari 2 kali per hari, dapat meningkatkan resiko terkena asam urat 1,78 kali pada pria dan 3.05 kali pada wanita. Penyebabnya adalah kadar fruktosa dan kalori yang tinggi dan berlebih.

  1. Menyebabkan Obesitas

Minum bubble milk tea secara berlebih juga bisa memicu peningkatan deposit lemak. Peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol dapat menyebabkan terjadinya obesitas.

  1. Memicu Pertumbuhan Jerawat

Boba yang terbuat dari gula, tapioka dan susu bisa memicu pertumbuhan jerawat. Kulit kita mungkin gak toleran terhadap laktosa dan hormon dalam susu sehingga dapat beraksi dengan testosteron dalam tubuh. Sehingga, produksi sebum di kulit bisa menyebabkan jerawat. Selain itu, kandungan gula di dalamnya memiliki indeks glikemik yang tinggi, yang dapat menghasilkan lonjakan insulin, meningkatkan sekresi androgen, peradangan dan produksi minyak. Semua hal tersebut dapat juga memicu perkembangan jerawat.

Nah itu dia bahaya dari boba yang berdampak pada kesehatan kita. Enak sih minum milk tea pake topping boba, tapi kamu juga harus pertimbangkan jumlah gula dan kalorinya yang berbahaya buat tubuh kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *