YOTDepok – Yot Class “Youth Empowerment”

YOTDepok - Yot Class “Youth Empowerment”

Young on Top (YOT) Depok mengadakan Yot Class yang merupakan salah satu agenda program dari Young on Top (YOT) Depok. Yot Class  diadakan untuk bertujuan memberikan pengetahuan dan wawasan bagi peserta yaitu secara umum bagi pemuda-pemudi di Kota Depok atau khususnya bagi anggota YOT Depok. Yot Class pertama ini membawakan tema “Youth Empowerment” dengan tujuan memberikan pengetahuan dan tips bagi peserta yang aktif berorganisasi di dalam dan di luar kampus agar tetap produktif dan berkontribusi serta tetap tidak melupakan prestasi akademik. Yot Class ini diharapkan memberi bekal wawasan bagi peserta untuk mengoptimalkan kegiatan berorganisasi dan akademik sehingga memberi semangat peserta untuk aktif dan berprestasi. Dengan demikian, kami memfokuskan untuk membahas tentang pentingnya social networking dan organizational behavior serta memberikan tips-tips seputar self-management dan organizational skill.

\"Name\"

Yot Class yang diadakan pada 15 Agustus 2015 bertempat  di Restoan Soerabi bandung Margonda ini menghadirkan Brilliani Dwi Harnawan Putri sebagai pembicara yang merupakan mahasiswa berprestasi baik dari di bidang akademik maupun non-akademik. Format acara Yot Class ini sederhana, yaitu diskusi dan sharing pengalaman dan tips-tips dari pembicara.

Brilli sapaan pembicara, aktif di berbagai organisasi, ia merupakan Alumni YOT Campuss Ambassador Batch 5 dan Brand Intern dari Nutrifood. Menurut Brilli terkait peran pemuda dan Youth Empowerment, di indonesia anak muda adalah great human resources untuk negara kita. “Indonesia dipredikasi akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2050. Jika pemuda tidak dimanfaatkan dengan baik maka Indonesia akan mundur 20 tahun ke belakang, sebaliknya jika pemuda Indonesia dimanfaatkan maka Indonesia akan lebih maju dari sekarang. YOT dapat dijadikan sebagai contoh yang bagus sebagai langkah memanfaatkan bonus demografi Indonesia” Kata Brilli.

Saat Share pengalaman, Brilli mengutarakan bahwa untuk dapat seimbang dalam akademik dan non-akademik itu penting. Maka dari itu, dibutuhkan time management yang baik. “Time management  harus tepat waktu” kata Brilli.  Soft skill dan hard skill juga harus seimbang, “Hard skill tidak melulu di dapat melalui mata kuliah” ujar Brilli. Harus ada kemauan untuk belajar, kembali lagi diri sendiri sebenanrnya apa yang ingin diwujudkan.

 Acara berjalan lancar sampai selesai, satu tips yang diingat dari sahring pengalaman oleh Brilli adalah “Live in your passion”. Kemudian, acara ini dilanjutkan dengan tanya jawab dan hiburan dari band akustik YOT Depok. Acara ini memenuhi target dengan jumlah peserta dari YOT Depok adalah 24 dan dari non Yot Depok berjumlah 7. Untuk Yot Class selanjutnya, YOT Depok, Subdivisi Program Pendidikan dan Pelatihan akan mengadakan Yot Class yaitu pada bulan September yaitu Seminar dan Workshop Penulisan Proposal Sponsrship dan Media Partner dan pada bulan Oktober Yot Class berupa Workshop Public Speaking.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *