Hati-hati Kini Alzheimer Bisa Serang Anak Muda

Hati-hati Kini Alzheimer Bisa Serang Anak Muda

Bahkan telah menyerang pemuda 22 tahun di Jawa Barat.

Penelitian terbaru World Alzheimer’s Disease menunjukan jumlah penderita Alzheimer di Indonesia terus meningkat 20 persen dari satu juta orang menjadi 1,2 juta orang.

Bahkan, Alzheimer’s Indonesia mendapatkan laporan adanya (suspect) penderita Alzheimer termuda di Indonesia berusia 22 tahun.

Executive Director Alzheimer’s Indonesia, DY Suharya, menjelaskan semenjak gerakan peduli Alzheimer bergulir 2013 lalu masyarakat mulai sadar akan gejala-gejala penyakit yang juga dikenal sebagai Demensia atau pikun. 

Masyarakat yang awalnya menganggap penyakit Alzheimer itu merupakan hal yang wajar karena faktor resiko usia lanjut kini mulai aktif mencari informasi mengenai pencegahan dan tindakan pengurangan risiko Alzheimer.

"Dalam tiga tahun terakhir masyarakat mulai sadar bahwa gejala-gejala Alzheimer bisa tampak sewaktu usia muda. Bahkan kami mendapatkan laporan bahwa Alzheimer telah menyerang pemuda 22 tahun di Jawa Barat," kata  Suharya, Minggu 27 September 2015.

Menurut DY, meningkatnya penderita Alzheimer Indonesia juga meningkatkan kerugian ekonomi keluarga penderita Alzheimer dari US$1,7 miliar menjadi US$ 2 Miliar per tahun. 

Kerugian ekonomi yang timbul karena hilangnya penghasilan bagi Orang Dengan Demensia (ODD), biaya yang dikeluarkan untuk mengurus ODD serta biaya obat-obatan yang harus dikeluarkan.

"Apabila pendampingnya adalah anggota keluarganya maka kerugian ekonomi yang timbul adalah hilangnya penghasilan dari anggota keluarga yang berubah fungsi dari pekerja menjadi caregiver," kata dia.

Sementara itu, Menteri Kesehatan,Nila F. Moeloek menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mensosialisasikan penyakit Alzheimer dari hulu hingga hilir. 

Di sisi hulu Pemerintah telah menandatangani Rencana Aksi Nasional Pencegahan Demensia  yang akan segera diluncurkan serta memberikan penekanan pada long term prevention.

Ada 20 negara di dunia yang sudah memiliki National Dementia Plan, di harapkan Indonesia menjadi Negara ke-21 yang meluncurkannya dalam waktu dekat. 

Sementara di sisi hilir pemerintah akan menganjurkan masyarakat untuk hidup sehat dan seimbang dengan mengurangi merokok, 

alkohol, mengimplementasikan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) serta mengaktifkan berbagai program olahraga di masyarakat secara regular.

"Kami ingin menjaga masyarakat agar tetap sehat dan menangani dari sisi hulu maupun hilir bukan hanya untuk penyakit Alzheimer tapi seluruh penyakit di Indonesia," kata dia. (ren)

 

Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/news/read/679398-hati-hati–kini-alzheimer-bisa-serang-anak-muda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *