Kenali Dia dan puaskan Egonya

Hii YOTers!

Sebagai makhluk sosial, kita tidak dapat hidup sendiri melainkan harus berdampingan dengan orang lain. Hakekatnya saat kita berdampingan dengan orang lain, kita harus bisa mengetahui dan memahami bagaimana kepribadian dan karakter orang tersebut agar dapat terjalin hubungan yang baik satu dengan yang lain. Sebelum itu biasanya kita harus melalui proses yang dinamakan pengenalan, baru setelah itu kita dapat mengetahui dan memahami lebih mendalam bagaimana sebenernya orang tersebut.

Didalam proses pengenalan tak jarang dari kita mendapatkan respon yang kurang baik dari orang lain, mungkin dikarenakan kita tidak bisa membuatnya tertarik kepada diri kita.  Maka dari itu, mari kita coba mencari tahu apa yang membuat orang lain tertarik dengan mengenalinya dari gaya Belajarnya.

Didalam ilmu psikologi terdapat 3 gaya belajar yang paling populer yaitu Visual (berfokus pada penglihatan, memiliki kemampuan untuk mendapatkan informasi secara teliti melalui apa yang dilihat), Auditori (berfokus pada pendengaran, memiliki kemampuan untuk mendapatkan informasi secara teliti melalui apa yang didengar) dan Kinestetik (berfokus pada indera perasa, memiliki kemampuan untuk mendapatkan informasi secara teliti melalui sebuah gerakan yang memakai indera perasa).

Lalu bagaimana cara kita dapat mengenali seseorang dari gaya belajarnya? Dan darimana kita dapat mengetahui dia adalah seorang dengan gaya belajar Visual/Auditori/Kinestetik? Berikut penjelasannya :

  1. Gaya Visual

Gaya Visual sangat berfokus pada penglihatan, apa yang mereka lihat itu yang dapat membuatnya mengingat atau mendapatkan sebuah informasi. Yang artinya segala sesuatu yang dapat menarik perhatiannya ialah suatu hal yang dilihat, memiliki kecenderungan akan merasa nyaman jika melihat sesuatu yang indah secara pemandangan dan rapih secara penampilan.

Untuk dapat mengetahui bagaimana seseorang itu memiliki gaya visual, kita dapat melakukan pengamatan pada lirikan matanya saat mereka sedang berbicara, biasanya seorang dengan visual disaat berbicara matanya akan melirik kebagian atas untuk mencari atau mengingat sebuah informasi yang tersimpan di dalam otaknya secara reflek.

Jadi jika kita bertemu dengan seseorang bergaya Visual dan untuk membuat mereka tertarik kepada kita, pastikan kita menjadi sesuatu hal yang ingin mereka lihat, mungkin minimal bisa dengan berpenampilan rapih dan indah dipandang oleh matanya.

  1. Gaya Auditori

Gaya Auditori ini berbeda dengan gaya Visual, jika gaya Visual berfokus pada penglihatan maka gaya Auditori lebih berfokus pada pendengaran. Yang membuat mereka mampu secara reflek dapat menangkap informasi dari sebuah suara atau apapun yang mereka dengar. Orang dengan gaya ini, memiliki kecenderungan akan memperhatikan dan merasa nyaman dengan apa yang mereka dengar.

Untuk mengetahui bagaimana seseorang itu memiliki gaya Auditori, dengan melihat matanya saat berbicara jika saat berbicara secara reflek melirik kebagian samping sejajar dengan daun telinga maka dapat dipastikan mereka adalah seorang dengan gaya Auditori.

Untuk dapat menarik perhatiannya maka coba dengan bernyanyi atau memberikan sebuah kalimat pujian tentang mereka, maka mereka akan memperhatikan dan mengingat kalian.

  1. Gaya Kinestetik

Gaya Kinestetik ini adalah gaya yang berbeda, mereka lebih berfokus pada rasa. Maka saat mereka mengingat atau mendapatkan sebuah informasi mereka harus sambal bergerak atau melakukan sesuatu agar indera perasa pada kulitnya aktif. Gaya Kinestetik ini memiliki kecenderungan seperti orang yang tidak fokus karna mereka aktif untuk bergerak dan memakai rasa pada indera perasanya untuk membuat mereka nyaman.

Untuk mengetahui bagaimana seseorang itu memiliki gaya Kinestetik, Kembali dengan melihat matanya saat berbicara. Jika lawan bicara anda secara reflek melirik kebagian bawah maka dapat dipastikan orang tersebut memiliki gaya Kinestetik.

Untuk dapat menarik perhatiannya maka kalian harus mengajak atau membuat seorang pemilik gaya Kinestetik dengan sebuah kegiatan yang membuat indera perasanya aktif dan saat berbicara bisa memakai kalimat – kalimat yang melibatkan perasaan.

 

Demikian penjelasan tentang bagaimana kita dapat mengenali seseorang dari gaya belajarnya, semoga dapat bermanfaat untuk teman – teman yang mungkin sedang berada pada lingkungan baru atau mungkin yang sedang berusaha mendekati seseorang agar kalian dapat “Kenali Dia dan puaskan Egonya”.

 

Terimakasih,

Akmal – HR Staff Young On Top

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *