Bahaya Banget! Akibat Anak Muda Yang Tidak Bisa Mengatasi Rasa Panik, Begini Cara Mengatasinya

Bahaya Banget! Akibat Anak Muda Yang Tidak Bisa Mengatasi Rasa Panik

Hai YOTers! Pasti YOTers pernah merasakan serangan panik selama ini kan? Serangan panik bisa menjadi salah satu pengalaman paling menakutkan untuk dilalui. Serangan dapat berkisar dari gelombang rasa takut yang tiba-tiba yang hanya berlangsung beberapa menit hingga jantung berdebar dan sesak napas yang menyerupai serangan jantung.

Tapi itu bukan hanya gejala yang membuat serangan panik sangat melemahkan. Itu juga perasaan di luar kendali. Tidak tahu mengapa Anda memilikinya – atau kapan serangan akan terjadi berikutnya – dapat menjadikan tugas sehari-hari menjadi tantangan.

Apa saja gejala serangan panik?
Gejala serangan panik dapat bervariasi dari orang ke orang dan bahkan dari serangan ke serangan. Celeste Viciere, LMHC, yang menyediakan terapi perilaku kognitif, mengatakan itu sebabnya serangan panik bisa rumit: Ketika orang menggambarkan serangan panik padanya, mereka sering berkata: “Rasanya seperti saya mengalami serangan jantung, dan saya tidak bisa bernapas”. Namun, setiap orang dapat mengalami gejala yang berbeda.
Sebagian besar serangan panik berlangsung kurang dari 30 menit – dengan rata-rata berlangsung sekitar 10 menit – meskipun beberapa gejala dapat bertahan lebih lama. Selama waktu ini, Anda mungkin mengalami kebutuhan untuk melarikan diri sampai serangan selesai.
Meskipun panjang rata-rata serangan panik mungkin tidak tampak seperti waktu yang lama, bagi orang yang mengalami serangan penuh, itu bisa terasa seperti selamanya.

Daftar gejala berikut mungkin merupakan indikasi pertama Anda bahwa Anda mengalami serangan:
1. Berkeringat
2. Mual
3. Sakit dada dan merasa lemah, seperti Anda akan pingsan
4. Hiperventilasi
5. Sesak napas (banyak orang mengalami ini sebagai hiperventilasi; beberapa orang juga mengalami sensasi tersedak)
6. Jantung berdebar dan nyeri dada
7. Gemetar atau bergetar
8. Berkeringat
9. Merasa terlepas dari pengaturan Anda dan pusing
10. Sensasi mati rasa atau kesemutan

Tenang ada beberapa langkah yang dapat YOTers ambil untuk membantu mengurangi rasa panik. Plus, perawatan jangka panjang yang tersedia untuk mengelola serangan panik.

Psikiater selalu mengatakan kepada orang yang mengalami serangan panik untuk mencoba dan dengan sengaja mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda akan baik-baik saja.

“Pikiran Anda dapat mempermainkan Anda, dan Anda bisa merasa sekarat karena gejala fisik, tetapi jika Anda mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda akan baik-baik saja, itu dapat membantu menenangkan diri,”

Saat mengalami serangan panik, disarankan untuk memperlambat napas. Anda dapat melakukan ini dengan menghitung mundur dan mengambil napas dalam yang lambat.

Selama serangan panik terjadi, napas Anda akan terasa dangkal, dan mungkin terasa seperti Anda kehabisan udara. Itulah sebabnya Psikiater menyarankan langkah-langkah ini:

  1. Mulailah dengan menarik napas.
  2. Saat Anda bernapas, hitung kepala Anda (atau dengan suara keras) selama sekitar 6 detik untuk membuat napas Anda lebih lama.
  3. Penting juga bagi Anda bernapas melalui hidung.
  4. Kemudian bernapaslah sekitar 7 hingga 8 detik.
  5. Ulangi metode ini beberapa kali selama serangan.
  6. Selain latihan pernapasan, Anda juga bisa berlatih teknik relaksasi. Memfokuskan energi sebanyak mungkin untuk membuat tubuh Anda rileks sangat penting.

Apa saja perawatan jangka panjangnya? Yuk terus simak dibawah ini YOTers

Ada banyak cara untuk mengobati gangguan panik dan serangan panik termasuk CBT (psikoterapi), terapi paparan, dan obat-obatan.

Atau dikenal sebagai “terapi bicara,” psikoterapi dapat membantu memahami diagnosis dan bagaimana hal itu berdampak pada hidup. Terapis juga diperlukan untuk mengembangkan strategi yang membantu mengurangi keparahan gejala.

Salah satu teknik psikoterapi yang telah terbukti berhasil dalam mengobati gangguan dan serangan panik adalah CBT. Bentuk terapi ini menekankan peran penting yang dimiliki pemikiran dalam bagaimana perasaan kita dan apa yang kita lakukan.

CBT mengajarkan cara berpikir, bertindak, dan bereaksi baru terhadap situasi yang menyebabkan kecemasan. Ini juga mengajarkan cara melihat serangan panik secara berbeda dan menunjukkan cara untuk mengurangi kecemasan. Selain itu, CBT dapat mempelajari cara mengubah pikiran dan perilaku tidak sehat yang menyebabkan serangan panik.

Psikiater merekomendasikan kegiatan berikut untuk membantu mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pemicu:

1. Journal your feelings Tuliskan saat-saat ketika Anda merasa kewalahan dan cemas.
2. Journal your thoughts.  Karena sebagian besar dari kita berurusan dengan pikiran negatif yang bahkan mungkin tidak kita sadari, akan sangat membantu untuk menuliskannya. Ini dapat membantu Anda mulai memahami bagaimana pikiran batin Anda berperan dalam pola pikir Anda.
3. Daily breathing exercises. Teknik lain yang bermanfaat adalah bekerja pada latihan pernapasan setiap hari, bahkan ketika Anda tidak mengalami serangan panik. Saat Anda lebih sinkron dengan napas, Anda bisa menjadi lebih sadar diri ketika tidak meminumnya.

Kalau dari penulis pribadi menambahkan tips ketika sedang panik, perbanyak minum air putih yaa!

Semangat YOTers! Jangan lupa menerapkan kegiatan positif di atas, agar kita semua terhindar dari serangan panik yang berlebihan, aamiin.

See You On Top!

2 thoughts on “Bahaya Banget! Akibat Anak Muda Yang Tidak Bisa Mengatasi Rasa Panik, Begini Cara Mengatasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *