Pendapat Anak Muda dalam Memaknai Hari Kebangkitan Nasional

Pendapat Anak Muda dalam Memaknai Hari Kebangkitan Nasional

Hari Kebangkitan Nasional lahir dari nilai pemersatu bangsa Indonesia. Di tanggal 20 Mei 1948 inilah Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno mencetuskan lahirnya Hari Kebangkitan Nasional sebagai hari bangkitnya nasionalisme. 20 Mei sendiri dipilih dari hari lahir Budi Utomo yang merupakan simbol untuk menggambarkan bagaimana bangsa Indonesia mulai bangkit untuk melawan penjajahan.

Semangat Hari Kebangkitan Nasional tentunya juga harus kita rayakan dengan sikap nasionalisme yang dapat menumbuhkan rasa kesatuan bangsa dan tidak terlepas dari peran anak muda. Lalu, bagaimana anak muda harusnya berperan dalam Hari Kebangkitan Nasional? Berikut ini pendapat dari beberapa anak muda Indonesia mengenai cara mereka memaknai Hari Kebangkitan Nasional.

 

“Saya memaknai hari Kebangkitan Nasional dengan cara belajar menghargai perbedaan. Karena perbedaan tidak menghalangi persatuan seperti semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” – Mega Pratiwi, 24 tahun

 

Mega

 

“Hari Kebangkitan Nasional itu artinya kita sebagai anak muda harus lebih open minded.  Jangan berantem cuma gara-gara beda pendapat. Apalagi di era keterbukaan kayak gini, anak muda juga harus pinter-pinter milih kalimat yang ingin diutarakan ke publik,”Elvina Tri Audya, 22 tahun

Elvina

 

“Kebangkitan Nasional harus dimulai dari lingkungan terkecil kita, yaitu keluarga dan lingkungan sekitar. Bagaimana memaknai perbedaan yang ada di lingkungan keluarga maupun lingkungan bekerja, termasuk perbedaan bependapat. Jika dari lingkungan terkecil kita sudah sanggup menciptakan rasa toleransi, maka persatuan dan kesatuan di lingkungan yang lebih besar akan lebih mudah tercapai.”Fabiola, 24 tahun

Fabi

 

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang bukan hanya mengenang perjuangan pahlawan, tapi yang berjuang untuk negara di masa depan.

Saya sebagai anak muda Indonesia memaknai hari kebangkitan Nasional sebagai momentum untuk Indonesia bangkit dan berdiri tegak di negara sendiri, jangan sampai kita terjajah di negeri sendiri.

Indonesia butuh anak muda yang memilih berkontribusi, bukan hanya yang diam dan tanpa peduli

Indonesia butuh anak muda yang turun tangan bukan hanya berpangku tangan.

Bangkitlah bersama, berjuang bersama untuk ibu Pertiwi yang lebih harmoni.”Sabilurrosyad, 24 tahun

Sabil

 

“Hari Kebangkitan Nasional menjadi sebuah momen bagi saya untuk merefleksikan diri kontribusi apa yang telah saya berikan untuk Indonesia? Hal apa yang kedepannya saya bisa buat untuk kemajuan bangsa, khususnya generasi muda.”Faiz Rabbani, 24 tahun

Faiz

 

“Saya sebagai anak muda Indonesia memaknai hari Kebangkitan Nasional dengan berkarya, bekerja yang juga berdampak sosial bagi masyarakat luas,”Gita Pratiwi, 23 tahun

Gita

 

“Saya sebagai anak muda Indonesia memaknai Hari Kebangkitan Nasional dengan membangkitkan semangat nasionalisme untuk merekatkan kembali perbedaan-perbedaan yang terjadi saat ini, tidak lagi saling caci maki karena perbedaan. Seharusnya kita bisa tetap berdampingan walau berbeda pandangan dan pilihan,”Ariani, 23 tahun

Ariani

 

“Cara memaknai hari Kebangkitan Nasional menurut saya, dengan menjaga silaturahmi dengan teman tanpa liat background-nya seperti apa, dan menghindari obrolan-obrolan yang sensitif memicu perpecahan, apa lagi kemarin sempat ramai isu-isu pilpres. Mungkin bisa ganti obrolan misalnya, 2019 masih setengah jalan nih, mau bikin karya apa lagi? Mungkin saya bisa bantu,”Nunu Nugraha, 27 tahun

Nunu

 

“Hari Kebangkitan Nasional menurut saya sebagai anak muda Indonesia adalah momen untuk mengenang masa lalu (jas merah/jangan sekali kali melupakan sejarah nasional) kita jadikan pelajaran pergerakan tokoh-tokoh nasional Indonesia pada masa itu dan sebagai momen untuk memperjuangkan masa depan bangsa, supaya jaya negaranya, maju pendidikannya, makmur rakyatnya, adil peradilan hukumnya, jujur aparatnya, aman sentosa menuju Indonesia yang benar-benar MERDEKA,”Amiril Ardi, 26 tahun

Ardi

 

“Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar hari bersejarah di Indonesia. Kebangkitan Nasional menggambarkan untuk mendorong gairah hidup lebih maju dan bermakna demi kemajuan Indonesia. Saya sebagai anak muda Indonesia ingin memaknai Hari Kebangkitan Nasional dengan mengajak generasi muda untuk berani bermimpi dan terus semangat dalam berkarya. Saya yakin, kita semua mempunyai talenta yang siap menyongsong masa depan. Ayo bersama-sama kita bangun negara Indonesia dengan berkontribusi positif tanpa batas,”Rina Karlina, 20 tahun

Rina

Itulah beberapa cara anak muda Indonesia dalam memaknai Hari Kebangkitan Nasional. Ingatlah makna dari hari ini adalah untuk #MenyatukanINDONESIA. Lalu, bagaimana cara kamu dalam memaknai Hari Kebangkitan Nasional?

4+

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *