Mental Health dan Mental Fitness. Apa Bedanya?

Mental Health dan Mental Fitness. Apa Bedanya?

Rasanya stigma terhadap isu kesehatan mental sudah mulai menjadi hal yang lampau. Gak perlu lagi kita merasa malu kalo bertemu dengan psikolog. Banyak dari kita sudah paham kalo hak setiap orang untuk mendapatkan kesehatan, termasuk kesehatan mental.

Mental health itu penting, dan sudah gak perlu diperdebatkan lagi. Tapi, kesehatan mental saat ini belum jadi topik yang sering muncul di dunia kerja. Seringkali, tempat kerja baru emmbahas isu ini saat sudah muncul masalah-masalah diantara karyawannya. Belum banyak langkah yang diambil untuk menciptakan lingkungan kerja yang mencegah masalah kesehatan mental.

Mental Fitness adalah upaya menciptakan lingkungan dan perilaku yang mendorong tercapai dan terjaganya kesehatan mental di dunia kerja. Terdapat dua jenis stres. Pertama ada bad stress, yang membuat kita kurang tidur karena kerjaan, lupa makan, lelah berlebihan, merasa gak ada harapan, dan hilang passion dalam pekerjaan. Di sisi lain ada good stress, yang mendorong kita untuk berkarya dengan kreatif, berkomunikasi dengan baik dan nyaman, memiliki mindset positif, dan senang dengan hasil pekerjaan kita. Mental fitness mewujudkan tempat kerja yang meminimalisir bad stress dan mendorong good stress.

Mental Fitness bisa diupayakan dengan menyesuaikan struktur perusahaan dan gaya kerja, gaya management, dan gaya komunikasi dalam budaya tempat kerja. Mendorong adanya komunikasi yang terbuka antar rekan dan atasan juga akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang dinamis tanpa adanya rasa takut ataupun asumsi-asumsi yang tidak perlu. Beban kerja yang manusiawi disertakan apresiasi dan terbukanya kesempatan untuk professional development juga bisa menjadi motivasi untuk kita memberikan yang terbaik dalam berkarya. Mungkin semua ini gak semudah itu untuk diterapkan, tapi pada akhirnya pasti berdampak positif yang sangat besar untuk semua orang.

Konsep ini penting banget buat YOTers yang sedang menjalani dunia kerja ataupun yang menjalani bisnis sendiri. Generasi kita mungkin adalah yang kini paling peka terhadap isu kesehatan mental, dan memahami betapa pentingnya untuk semua orang memiliki kesempatan untuk sehat secara emosional, psikologis, dan sosial. Ayo kita upayakan hal yang sama di dunia kerja!

It’s important to take care of business, but don’t forget to take care of yourself!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *