Saat Gak Dapet Kepastian dari HRD Soal Lamaran Kerja

Saat Gak Dapet Kepastian dari HRD Soal Lamaran Kerja

Gak dapet jawaban soal status lamaran kerja tuh emang membingungkan. Bingung apakah harus ditanya atau enggak dan jadinya serba salah. Kalo ga ditanya, jadi bikin resah dan bertanya-tanya. Tapi kalo di follow up, takut disangka gak ber-etika. Nah, untuk menjawab semua keresahan ini, kami mau kasih tipsnya buat kalian yang gak dapet kepastian dari si dia. Hmm.. HRD maksudnya.

Nah, kita klasifikasikan dulu ke dua tim ya, yang pertama tim lamaran kerja (belum dipanggil wawancara) sama yang sudah dipanggil wawancara. Untuk yang belum dipanggil wawancara kerja tapi kamu geregetan pengen tau kejelasannya, ini langkah yang bisa kamu lakukan:

  1. Kirim CV Lagi Setelah 2 Minggu Gak Dapet Jawaban

Kemungkinan email kamu tertumpuk itu sangat besar. Maka dari itu, gak ada salahnya untuk mengirim CV-mu kembali setelah 2 minggu kamu mengirim lamaran kerja yang pertama. Coba diperhatiin lagi isi lamaran kerjamu mulai dari cover letter, CV dan lampiran lainnya. Ada kemungkinan juga kamu gak dipanggil wawancara karena berkas yang kamu kirimkan gak lengkap.

  1. Perhatikan Waktu Saat Kirim CV

Nah saat kamu ingin mengirim CV kembali yang kedua kalinya, jangan lupa untuk memperhatikan waktu saat mengirim CV ya. Ada lho waktu-waktu yang dilarang banget kamu kirim email lamaran kerja. Jadi, kapan waktu yang tepat? Baca artikelnya di sini.

  1. Follow up Mendekati Waktu Lamaran Kerja Ditutup

Nah kamu bisa follow up status lamaran kerjamu mendekati batas pengiriman lamaran kerja ditutup. Jangan lupa memperhatikan etika saat kamu follow up lamaran kerjamu ya. Cukup 3 paragraf aja dan secara singkat kamu menjelaskan kamu pernah melamar di perusahaan tersebut untuk jabatan apa dan ingin menanyakan kelanjutannya. Jangan lupa pakai pembuka dan penutup ya, perhatiin juga nama dan gelar dari orang yang kamu tuju.

  1. Jangan Bergantung ke Satu Perusahaan

Penting untuk gak bergantung ke satu perusahaan aja. Kirim CV ke berbagai perusahaan selama kamu mampu memenuhi kualifikasinya. Kalo emang kamu gak dapet kejelasannya juga, ya itu tandanya kamu harus move on dan cari yang lain.

Nah, sekarang tips untuk yang sudah mengikuti wawancara kerja. Wawancara kerja itu biasanya ada dua tahapan yang harus dilalui, yaitu wawancara HRD dan wawancara user. Perbedaannya, di wawancara HRD kamu masih ditanyai hal-hal dasar dan diberi informasi mengenai hal operasional kantor. Misal soal tempat tinggal, pendidikan dan lain-lain sampai gaji. Sedangkan interview user kamu akan lebih ditanya mengenai teknis bekerja, sejauh apa kemampuanmu hingga tes. Nah ini tipsnya untuk kamu yang gak dapet kepastian setelah wawancara:

  1. Cukup ke HRD Saja

Khusus untuk kamu yang sudah wawancara user, satu hal yang harus kamu ingat adalah kamu cukup follow up ke HRD saja. Saat kamu follow up melalui email, cukup ke email HRD yang pernah wawancara kamu ya. Biar HRD nya gak bingung, kamu bisa reply dari invitation email daripada create email dengan subject baru.

  1. Follow up Setelah 2 Minggu Wawancara

Penting banget buat kamu bertanya kapan kamu bisa mendapatkan kepastian jawaban setelah wawancara kerja. Biasanya sih HRD akan menjawab satu sampai dua minggu untuk mempertimbangkan apakah kamu layak untuk ikut seleksi selanjutnya. Nah, kamu bisa follow up lagi setelah waktu yang dijanjikan tersebut.

  1. Perhatikan Etika dan Jangan Memaksa

Saat follow up, jangan lupa untuk memperhatikan etikamu ya. Gunakan kata-kata yang baik dan jangan memberi kesan memaksa. Isi email cukup 2-3 paragraf saja dan masing-masing paragraf berisi maksimal 5 kalimat. Perhatikan juga gelar penerima email.

  1. Respon dengan Baik

Kalau HRD merespon bahwa kamu diterima, kamu harus meresponnya dengan baik. Begitu juga saat kamu dinyatakan tidak diterima. Kamu harus tetap merespon dengan baik meskipun hasilnya gak sesuai harapan. Kamu bisa membalasnya dengan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Ini bisa jadi nilai plus untuk kamu lho dan ada kemungkinan besar kamu akan dipanggil bekerja saat posisi yang kamu lamar tersebut kosong nantinya.

  1. Follow Up Lewat Telfon

Selain lewat email, kamu juga bisa follow up status wawancaramu ke HRD. Jangan lupa juga untuk memperhatikan etika saat menelpon. Jangan sampai kamu mengganggu ya. Kalau gak diangkat, yaudah cukup lewat email aja. Kalo ga dapet jawaban juga, kamu harus move on. Ataupun saat HRD menjawab bahwa kamu masih dalam pertimbangan, sudah kemungkinan besar kamu gak diterima. Jadi, lanjut cari peluang baru di tempat lainnya.

Nah itu dia. Semoga membantu kamu yang belum mendapat kepastian dari HRD ya. Di luar dari poin-poin di atas, beberapa hal yang harus kamu perhatikan juga adalah belum adanya jawaban mungkin karena kamu dinilai belum dianggap memenuhi kualifikasi yang diminta. Tandanya kamu harus belajar lebih dalam lagi mengenai bidang yang ingin kamu tekuni. Atau mungkin ada kesalahan lain yang kamu lakukan saat wawancara. Selain faktor eksternal, perhatikan juga faktor internal. Jadi, kamu juga harus perbaiki diri juga ya. Semangat!

1+

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *