Yuk Atasi Insecure dengan Buat Positive Book

Insecure atau rasa tidak aman adalah perasaan tidak pasti atau kegelisahan yang dirasakan seseorang, kemudian membuat kita menjadi kurang percaya diri. Insecure ini wajar banget dirasain, karena berdasarkan hierarki kebutuhan Abraham Maslow, manusia membutuhkan rasa keamanan (security needs). Tapi, dunia itu selalu dinamis. Kita gak mungkin ada di satu kondisi yang itu-itu aja.

Makanya rasa insecure itu wajar, tapi jangan dijadikan suatu kenormalan yang akhirnya membuat kita pasrah.

Lewat artikel ini, gue mau sharing cara gue untuk gak pasrah sama rasa insecure itu. Tapi, sebelumnya bahas cara mengatasinya, gue mau ngasih pandangan sedikit:

Sebelum mengatasi rasa insecure, lo harus cari tau dulu apa yang membuat lo insecure atau gak percaya diri.

Ini bisa jadi susah-susah gampang, karena jujur gue pun memerlukan waktu yang cukup lama sampai menemukan penyebabnya. Cara paling efektif menurut gue dengan menganalisis:

Step 1: Tuliskan Segala Macam Kemungkinan

Browsing segala hal yang memungkinkan menjadi alasan lo insecure. Misalnya, kalo gue insecure banget saat ngomong di depan umum. Lalu, gue browsing “Apa sih alasan orang gak percaya diri jika ngomong di depan umum?”. Dari situ, gue tulis semua kemungkinan. Makin banyak list yang kita tulis akan makin bagus.

Step 2: Berkaca

Ketika lo udah punya list seabrek-abrek tadi. Step selanjutnya adalah berkaca. Manakah yang sekiranya alasan lo insecure sebenarnya? Lo bisa coret beberapa alasan yang gak sesuai dengan kondisi lo. Pada tahap ini, udah pasti list lo akan makin sedikit.

Step 3: Tarik Benang Merah dan Temukan Solusi

Tahap ini yang paling krusial dan menyenangkan. Pada kasus gue, rasa insecure timbul karena gue overthinking parah. Gue selalu mikirin skenario terburuk, karena sifat overthinking itu, gue jadi takut gagal dan akhirnya udah judge duluan kalo gak akan berhasil, lemah, cupu dan merasa diri gue gak berharga. Trus gimana cara gue mengatasinya?

Ini dia resep rahasianya: Positive Book

Ya gue namain buku pink unyu oleh-oleh dari Mas Riki (salah satu leader gue di kantor) ini Positive Book. Gue tulis “Be +” di covernya buat ingetin diri sendiri untuk selalu jadi orang yang positif.

Di dalamnya, gue tulis achievement dan hal-hal baik yang udah gue lakuin. Seperti kapan social media yang gue handle meraih engagement tinggi, kapan gue diapresiasi atasan, kapan teman gue bilang makasih yang tulus. Pokoknya segala hal positif yang udah gue raih dan lakukan selalu gue tulis di buku ini.

Tujuannya apa?

Untuk ingetin diri sendiri kalo gue berharga, gue bermanfaat, gue keren. Ketika gue lagi ngerasa insecure, gue selalu baca buku ini untuk naikin rasa percaya diri gue.

Selain itu, Positive Book ini gue jadikan sebagai ajang latihan berpikir. Gue percaya semua tindakan dan hasil, itu berasal dari pikiran. Makanya penting banget buat latihan berpikir positif dan cara yang gue pilih adalah dengan menulis dan membaca.

Gue udah nulis Positive Book ini sejak bulan April. Hasilnya menurut gue cukup baik, gue merasa jauh lebih percaya diri dari sebelumnya. Ya walaupun belum seutuhnya. Tapi, gue percaya ini adalah proses. Gue juga punya target, untuk memenuhi Positive Book ini sebelum akhir tahun.

Semoga sharing gue ini bermanfaat buat teman-teman yang punya pengalaman serupa. Gue juga  buat video bareng teman-teman gue mengenai insecure. Buat yang mau nonton bisa di sini ya:

https://www.youtube.com/watch?v=Gd1BYo8LTNE&t=11s

Semoga bermanfaat, terima kasih sudah membaca!

– elvinaudya

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *