Semakin Tua, Jumlah Teman Semakin Berkurang?

Semakin Tua, Jumlah Teman Semakin Berkurang

“Kamu Sangat Berarti

Istimewa di Hati

Selamanya Rasa Ini

Jika Tua Nanti Kita T’lah Hidup Masing-Masing

Ingatlah Hari Ini…”

Lagu: Ingatlah Hari Ini – Project Pop

Apa yang kamu tangkap dari lirik lagu tersebut? Ada bagian lirik yang menarik dan punya arti mendalam, yaitu ‘jika tua nanti kita t’lah hidup masing-masing’. Saat memasuki usia ke-25 tahun, kamu akan paham maknanya.

Semakin bertambah usia, semakin menyusut juga lingkar pertemanan yang kita punya. Hal itu benar adanya, terlebih lagi di usia 25 tahun akan semakin sedikit teman yang kita punya. Bahkan ada penelitian yang dilakukan Universitas Aalto, Finlandia dan Universitas Oxford, Inggris yang mengatakan bahwa lingkaran pertemanan seseorang akan mulai menyusut setelah memasuki usia 25 tahun. Penelitian ini didapat dengan mengamati pola pertemanan, terutama melalui penggunaan ponsel dan media sosial. Dari 3 juta objek yang diamati, ternyata seiring berjalannya waktu frekuensi seseorang menghubungi temannya juga semakin menurun.

Baik cewek ataupun cowok aktif berteman dan bertukar kabar hingga usia 25 tahun. Setelahnya, mereka mulai kehilangan kontak satu persatu dengan teman-teman mereka. Bahkan, setelah berusia 25 tahun, cewek menghubungi temannya gak lebih dari 17 orang dalam satu bulan dan cowok menghubungi temannya gak lebih dari 19 orang. Kemudian akhirnya fakta baru ditemukan bahwa cowok akan kehilangan temannya secara drastis di usia 30-an akhir karena rata-rata di umur 39 mereka hanya akan menghubungi 12 orang perbulan dan di usia tersebut cewek masih menghubungi 15 orang setiap bulan.

Ok, kita gak akan membahas gender di sini mengenai siapa yang dominan punya temen paling banyak. Kita akan bahas, kenapa akhirnya fenomena semakin berusia, teman kita juga akan semakin sedikit jumlahnya.

  1. Sudah punya prioritas masing-masing, terlebih lagi mereka yang sudah memiliki keluarga. Tentu banyak waktu yang akan mereka habiskan dengan keluarga mereka dibandingkan teman.
  2. Memiliki tanggung jawab yang besar. Berkurangnya teman semakin terasa saat memasuki dunia kerja. Karena, di situlah tanggung jawab yang baru datang. Terlebih lagi jika mereka sudah memiliki jabatan yang tinggi.
  3. Terpisah jarak dan waktu. Gak selalu urusan pacaran lho, berbeda jarak dan waktu juga bisa berdampak ke pertemanan. Mereka yang hidupnya sudah berjauhan dengan kita tentunya punya lingkungan baru dan selalu ada untuk mereka.
  4. Secara tidak kamu sadari, kamu menyeleksi teman-temanmu sendiri. Mengikuti istilah seleksi alam ataupun tidak, sebenarnya kamu akan memilih berteman dengan orang-orang yang kamu rasa pantas dan cocok untuk masuk ke dalam lingkup terdekatmu. Kamu memilih mereka yang kamu rasa bisa mendukung tercapainya cita-cita kamu.
  5. Kamu juga akan tahu teman yang setia sama kamu. Kamu mengalami poin di atas, begitu juga temanmu. Teman-temanmu yang memilih kamu untuk masuk ke dalam pertemanannya, dari situ kamu bisa mengukur juga tingkat kesetiaan teman-teman kamu. Dengan masuknya kamu ke dalam lingkungan pertemananmu, apakah membuktikan kalau mereka setia dan selalu ada buat kamu?
  6. Kesibukan jadi alasan utama sulit bertemu. Padahal, yang namanya merawat pertemanan itu sifatnya abadi. Kalau kamu terus pakai alasan sibuk untuk gak bertemu temanmu, jangan salahkan temanmu yang nantinya perlahan akan meninggalkanmu. Sekadar ketemuan itu bisa diusahakan, begitupun dengan kesibukan juga bisa dikesampingkan. Kita terkadang gak sadar aja, kalo kita suka mengedepankan ego kita.
  7. Malas untuk menghubungi terlebih dahulu. Karena udah tau jadwalnya gak bakal ketemu untuk nongkrong bareng, akhirnya jadi males untuk sekadar basa-basi nanyain kabar. Karena nantinya berujung pada percakapan ‘kapan ketemuan’ yang akhirnya cuma jadi wacana doang.

Melihat 7 poin di atas, tentu kita sadar bahwa waktu yang berjalan sangat berharga. Termasuk membangun, menjalin dan merawat persahabatan. Hargai setiap momen yang ada bersama teman-teman kamu. Karena waktu tidak bisa diulang dan penyesalan tidak bisa merubah keadaan. Karena jumlah teman, siapa saja teman yang ada dengan kita saat ini ataupun di masa mendatang nanti, semuanya kita juga yang menentukan. Tepatnya, perilaku kita yang menentukan.

Jadi, sudah menyapa sahabat lamamu hari ini? 🙂

4+

One thought on “Semakin Tua, Jumlah Teman Semakin Berkurang?

  1. kelwin@bangunjayabersaudara.com says:

    Hi Kak, apakah memiliki mindset bahwa semakin hari semakin banyak teman Anda lebih membawa semangat sehari hari ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *