Jangan Keliru! Berikut Kesalahpahaman Umum tentang Investasi Saham

Jangan-Keliru_-Berikut-Kesalahpahaman-Umum-tentang-Investasi-Saham

Buat banyak orang Indonesia, membahas-bahas perihal finansial mungkin masih terasa tabu, terutama saat membahas saham. Antara kita gak enakan membahasnya, atau lebih banyak konotasi buruk yang tersebar dari mulut ke mulut. Akhirnya kita pun jadi enggan untuk belajar melek finansial.

Sebagai anak muda, kita jangan mau terus-terusan begini kan? Kalo ada yang keliru, kita mau cari tahu yang benar pastinya. Yuk kita luruskan beberapa kesalahpahaman umum seputar investasi saham!

 

Jangan bilang ‘Main’ saham yaa!

Kalo kamu bilang ‘jangan main saham’, kami juga setuju. Karena, saham itu bukan mainan! Nomenklatur – atau ‘istilah’ – yang tepat adalah investasi saham. Penting banget buat kamu paham perbedaannya.

Main saham itu lebih identik dengan aktivitas seorang ‘trader’ yang mengambil keuntungan dari selisih jual-beli saham. Bedanya dengan investasi saham adalah tujuan utamanya. Seorang investor menanam modalnya di sebuah perusahaan dengan tujuan meningkatkan nilai kekayaannya dengan berkembangnya perusahaan itu. Keuntungan yang diterima dari dividen yang diterima sebagai pemilik perusahaan tersebut.

Jadi inget ya, bukan main saham tapi investasi saham!

 

Investasi Saham itu sama aja kayak Judi!

Ya pasti kalo dosa, kami gak akan bikin artikel ini kan? (haha). Pandangan ini muncul karena kekeliruan umum yang menganggap investasi saham penuh dengan risiko, penuh dengan spekulasi, dan bisa membuat kamu miskin mendadak. Kenyataannya, semua itu salah besar, YOTers!

Menjadi investor itu identik dengan membaca laporan keuangan perusahaan-perusahaan dan melihat proyeksi perkembangan perusahaan tersebut. Dari membaca laporan-laporan ini kita bisa memutuskan di perusahaan-perusahaan yang mana kita ingin menanam modal kita. Resiko akan selalu ada, tetapi resikonya bisa kita kalkulasi. Ini bukan macam lempar dadu menguji nasib. Masih belum yakin? bahkan sekarang sudah ada saham-saham yang tergolong syariah, lho!

 

Saham mah permainan orang kaya!

Mungkin kamu keseringan nonton film-film Hollywood, yang biasanya menampilkan sosok investor sebagai orang-orang dengan jas mahal dan mobil mewah. Ya, namanya juga Hollywood, itu mah fiktif! Benar perlu modal untuk berinvestasi saham, tetapi gak harus besar-besar. Dengan modal awal Rp. 100.000 aja, kamu bisa mulai menjadi investor, lho!

Zaman sekarang, mudah banget buat kamu untuk memulai perjalanan kamu sebagai investor. Salah satu caranya yang bisa kamu gunakan adalah berinvestasi melalui equity crowdfunding. Kamu tinggal cari lembaga equity crowdfunding yang berizin OJK melalui internet dan mulai membuat akun. Untungnya buat kamu, di Indonesia sekarang sudah ada platform equity crowdfunding yang berizin OJK yaitu Bizhare!

Dengan program spesial Referral Code Bizhare X YOT, kamu bisa dengan mudah mulai berinvestasi dengan harga saham yang terjangkau, mulai dari Rp 100.000 (Seratus Ribu) rupiah/lembar saham. Kamu hanya perlu registrasi akun di di www.bizhare.id/daftar, input referral code “YOUNGONTOP” pada kolom ‘kode voucher’, dan kamu sudah bisa mulai berinvestasi. 

Jadi gimana, YOTers? Sudah siap gak mulai berinvestasi? Daripada dipakai jajan kopi gaul, bisa juga kamu investasikan uang kamu untuk financial freedom kamu di hari nanti! Semoga sekarang pandangan kamu sudah lebih tepat mengenai investasi saham dan bisa jadi bekal buat perjalanan kamu menjadi investor yang sukses!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *