Gak Usah Diambil Pusing, Nonton Anime Aja!

Selentingan pernah denger muncul paradigma baru di kalangan keluarga muda yang khawatir banget sama anaknya karena nonton anime yang tayang di tv nasional. Mereka ngeliat bahwa tontonan tersebut kurang pas untuk anak mereka yang masih kecil karena ada banyak adegan kekerasan. Sebut aja anime yang tayang di tv nasional itu kayak, dragon ball, naruto, inuyasha, digimon, dsb.

Memang benar anime-anime yang disebutin barusan nanyangin adegan pertarungan, kekerasan, bahkan sampai pertumpahan darah. Tapi apakah sekecil itu pandangan mereka menilai sesuatu? Itu kan cuma kartun, bukan hal yang nyata. Lagi pula kita sebenarnya bisa banget edukasi anak-anak itu kan? Kalau itu tuh cuma bohongan, gak nyata, jangan ditiru, jadiin aja itu hiburan. bisa kan? Masa cuma gara-gara ada adegan kekerasan yang itu jelas-jelas bohongan masa kita nutup tontonan anak. Terus anak dikasih tontonan apa? sinetron? Tau sendiri kan sinetron itu gimana isinya.

Kadang penilaian itu akan sangat mudah muncul ketika ngeliat yang negatif dan hanya di satu sisi aja. Akan tetapi kalau mau usaha sedikit buat ngeliat dari sisi lain, akan ada juga sebenarnya sisi baik atau positifnya. Contohnya kayak musibah, misalkan kecelakaan di jalan. Ketika kita dengan cepat nilai peristiwa itu, kebanyakan akan nilai itu hal yang negatif karena merugikan dirinya atau bahkan orang lain juga. Padahal kalau mau ngeliat dari sisi yang lain, sebenarnya akan ada hal positifnya juga, misalkan harus lebih hati-hati lagi di jalan, ngendarain kendaraannya harus lebih fokus, enggak ngebut-ngebut, dsb.

Balik lagi ke anime. Saya suka banget nonton film anime dan udah banyak film-film anime yang saya tonton. Walaupun di Indonesia persepsinya adalah yang nonton film kartun itu anak kecil, tapi saya tetap nonton karena serunya itu gak ilang-ilang mungkin sampe tua nanti juga masih bakal tetep seru nontonnya. Dari sana saya malah ngeliat ada banyak pelajaran positif yang bisa diambil atau mau disampaikan oleh pembuatnya di film anime tersebut. Apa aja sebenarnya yang bisa diambil positifnya dari nonton anime?

1. Kerja Keras dan Pantang Menyerah
Kebanyakan film anime itu punya jalan cerita yang hampir sama. Di mana pemeran utamanya hampir selalu orang yang kurang pintar, tidak punya kekuatan, tidak potensial dan terbelakang dari tokoh-tokoh lainnya. Akan tetapi si tokoh utama ini selalu mau berusaha dengan gigih dan pantang menyerah.

2. Punya Mimpi yang Besar
Impian yang besar juga kerap kali dijadikan alur utama cerita dari film anime. Contoh dari mimpi besar tersebut antara lain: ingin menjadi orang yang paling hebat, ingin menjadi yang nomer satu, menciptakan perdamaian dunia, dsb. Dari mimpi yang besar tersebut membuat sang tokoh selalu berusaha dengan keras untuk mencapai mimpinya walaupun halangan dan rintangannya banyak yang harus dilalui.

3. Integritas dan Berani Berkorban
Dalam proses untuk mencapai impiannya, sang tokoh menjalankannya dengan penuh integritas, berani berkorban dan lebih mementingkan kepentingan orang lain dari pada kepentingannya sendiri. Sang tokoh juga tidak mau mengambil jalan pintas untuk mencapai impiannya tersebut, melainkan dia menjalaninya dengan jujur dan penuh pengorbanan.

4. Teman dan Orang yang Disekelilingnya Adalah Segalanya
Pertemanan dan orang di sekelilingnya menjadi hal yang sangat penting untuk dilindungi. Apapun akan dilakukan demi melindungi teman-teman dan orang di sekelilingnya meski harus mengorbankan nyawanya.

Kira-kira itu gambaran besar sisi positif dari film anime yang kebanyakan saya tonton. Jika tertarik untuk sharing apa yang kalian dapat dari tontonan kalian, silakan komen di bawah yaa.

Buat kalian yang sudah berkeluarga dan punya anak kecil atau kalian suatu saat nanti akan berkeluarga, biarlah anak kalian tetap nonton kartun-kartun kayak gini. Gak usah terlalu khawatir anak kalian akan lebih banyak ngambil sisi negatif dari tontonannya. Tetap temenin saat nonton selagi kalian pun sempat melakukannya. Kalau gak sempet yaudah lah biarin aja dari pada nonton sinetron.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *