Senja di Jakarta

Masing-masing dari kita mungkin udah terlau sering mendengar kata-kata senja yang mulai indetik atau malah di indetikkan dengan kopi dan gunung, ya karena bisa aja karena banyak orang yang mendaki sering memotret dan upload foto mereka ketika di gunung dengan berlatarkan senja dan kopi, dan mungkin banyak juga mas-mas dan mba-mba yang ngopi di coffee shop di sore hari memotret kopi dengan latar senja.

Ya apapun keidentikkan yang coba di cocok-cocokkan oleh orang-orang diluarsana, senja memang sebagus itu. Pernah suatu waktu di saat sore hari di pinggir jalan mencoba berhenti sejenak lalu coba melihat sekitar, saat itu terasa ‘kemegahan’ yang mungkin gak bisa dinilai dengan sebuah nilai mata uang. Terlihat, kendaraan yang lalu lalang serta orang-orang bergerak berjalan pulang menuju rumah masing-masing, terlihat juga raut wajah yang lelah karena bekerja seharian dan udah ada perasaan pingin sesegera mungkin sampai tiba dirumah untuk bertemu dengan keluarga yang di cinta.

Momen-momen seperti itu terkadang yang bisa ditemukan jika memang ingin memperhatikan saat senja tiba, senja jadi alarm dari alam untuk mengatakan, “Udah yuk berjuangnya di hari ini, mari kita pulang untuk mengumpulkan energi untuk esok berjuang kembali.”

Untuk siapapun yang tengah berjuang melewati hari-hari yang mungkin aja terkadang suram dan terkadang menyenangkan, nikmatin aja prosesnya ya!

***

Untuk baca artikel lainnya yang pernah ditulis bisa klik disini ya!

– @ruhdi7

Kalau kamu suka dengan artikel ini silakan tulis di kolom komentar apa yang kamu dapatkan dari artikel ini ya

Dan jangan lupa untuk ikuti aku di Instagram juga, mari berteman!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *