Extrovert vs Introvert Leader kalian pilih yang mana?

Didunia professional maupun academy, pastilah ada yang namanya leader yang tentunya kita tahu peranannya sangat penting untuk kemajuan dan keberlangsungan sebuah perusahaan atau organisasi.  Untuk mencapai tujuannya, sebuah organisasi atau perusahaan membutuhkan seorang pemimpin (leader).

Setiap pemimpin juga memiliki ciri khasnya masing-masing, tentu itu juga terpengaruh karena karakteristik dari seorang pemimpin tersebut. Setiap manusia memiliki sifat yang berbeda-beda, ada yang aktif, humoris, cerdas, lebih suka bekerja sendiri atau team, percaya diri, sangat detail, mudah curiga, pasif dan masih banyak lagi. Biasanya orang lebih mengenal kategori kepribadian, namu sebenarnya ilmu terdapat ilmu yang lebih luas untuk membahasnya, yaitu ilmu psikologi yang memiliki teori yang luas dan bermacam-macam.

Hingga saat ini karakteristik sudah banyak dikelompokkan ke dalam beberapa kategori yang berbeda. Kali ini kita akan membahas tentang dua karakter manusia, yoitu extrovert dan introvert. Karakter mana sih yang lebih baik dalam bekerja dan dalam hal kepemimpinan?

Dilansir dari www.healthline.com dalam tulisan Timothy J. Legg, Ph.D., CRNP –“An introvert is often thought of as a quiet, reserved, and thoughtful individual. Introverts are the opposite of extrovert. Extroverts are often described as the life of a party. “

Seorang introvert sering dianggap sebagai individu yang tenang, pendiam dan individu yang bijaksana. Mereka tidak mencari perhatian khusus atau keterlibatan sosial sedangkan Introvert adalah kebalikan dari ekstrovert dimana ekstrovert sering digambarkan sebagai kehidupan pesta yang mana mereka lebih mencari interaksi dan percakapan.

 

Tipe Mana yang Lebih Baik dalam Memimpin?

Dalam budaya barat, orang dengan karakter ekstrovert lebih baik. Mereka dapat mengarahkan dan menyampaikan sesuatu dengan lebih baik. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of North Carolina, 96% manajer dan eksekutif memiliki karakter ekstrovert.

Namun, penelitian yang dilakukan oleh Universitas Chicago, Universitas Harvard, dan Universitas Stanford mengungkapkan bahwa introvert memimpin dengan lebih baik.

Lalu, penelitian menggunakan The Big Five Model pada 4.000 CEO dari perusahaan Amerika Serikat menemukan bahwa karakter pemimpin introvert mengungguli pemimpin ekstrovert.

Tapi perlu diketahui tidak ada kepribadian yang lebih satu sama lain karena masing-masing kepribadian memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri-sendiri. Bergantung pada definisi “baik” itu sendiri. Semua bisa menjadi “baik” ketika tau cara memaksimalkan potensinya.

Extrovert vs introvert adalah dua spektrum kepribadian yang sangat berlawanan, jadi tidak bisa dibandingkan “baik” di satu atau dua hal saja

Karakter dari pemimpin tentu berpengaruh pada karakter karyawannya. Dalam membangun karyawan yang lebih baik, satu karakter pemimpin saja tidaklah cukup, dibutuhkan perpaduan karakter dari keduanya (ambivert) dalam rangka menghasilkan karyawan yang mampu beradaptasi, produktif, sekaligus profesional.

Manajer dapat mengoptimalkan kelebihan dari karakter introvert dan ekstrovert dengan cara melaksanakan kebijakan yang sesuai dengan kepribadiannya.

Bagi introvert, mereka membutuhkan ruang untuk mengembangkan idenya, sementara ekstrovert membutuhkan lingkungan dimana mereka bisa berbagi dan bertukar ide dengan orang lain.

Dan kita kembali ke pertanyaan diawal, kalian pilih yang mana?

Sebenarnya kalian bisa memilih tapi kenyataanya adalah kalian tidak tahu pemimpin kalian seperti apa sebelum masuk bekerja ke dalam perusahaan tersebut, tapi ingat, kalian bisa memilih kalian mau menjadi pemimpin seperti apa? pemimpin yang introvert atau extrovert atau bahkan ambivert? so it’s your choice!

Good luck fellas! Be a leader and see you on top!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *