Mengapa Strategi Pemasaran Tradisional Mulai Ditinggalkan?

mengapa strategi pemasaran tradisional mulai ditinggalkan

Halo, YOTers! Kehadiran internet mempermudah kita yang memiliki usaha untuk melakukan promosi lebih masif dengan biaya yang lebih murah.

Dahulu kita hanya mengenal iklan di koran, iklan di televisi dan radio sebagai media marketing. Tapi berkat perkembangan teknologi dan lahirnya internet di dunia, banyak yang mulai beralih dari strategi marketing tradisional ke digital marketing. Digital marketing dinilai lebih handal dan efektif untuk memperkenalkan dan memasarkan produk maupun jasa di seluruh Indonesia bahkan hingga menjangkau mancanegara.

Alasan Strategi Pemasaran Tradisional Mulai Ditinggalkan

Sebagai seorang entrepreneur Anda tentu mencari jembatan marketing yang paling efektif untuk memasarkan produk. Karena dalam praktenya, melakukan marketing tidak gratis ada harga yang harus dibayar. Berikut ini beberapa alasan mulai meninggalkan strategi marketing tradisional:

1. Dinilai Sudah Tidak Efektif Lagi

Dahulu iklan di media cetak merupakan hal yang paling ditunggu oleh masyarakat, biasanya dibuat berdampingan dengan lowongan kerja. Tapi semenjak munculnya koran digital, mulai banyak orang yang meninggalkan media cetak. Akibatnya penjualan koran semakin menurun yang juga berimbas pada pengiklan.

Hal yang sama terjadi dengan iklan radio atau iklan televisi. Alasan utamanya kebanyakan karena konsumen tidak suka dihadapkan dengan berbagai iklan saat menonton siaran televisi. Jadi ketika siaran menampilkan iklan, mereka akan memilih untuk skip dan melihat siaran lain. Ada juga orang yang lebih memilih untuk menggunakan televisi kabel berbayar yang menampilkan siaran bebas iklan.

Perubahan ini secara tidak langsung berimbas pada perusahaan yang menampilkan iklan di televisi maupun radio. Karena semakin sedikit orang yang menonton iklan, semakin berkurang pula pengenalan konsumen akan produk.

2. Price yang Harus Dibayar Tidak Sebanding dengan Hasil yang Diberikan

Alasan lainnya strategi marketing tradisional mulai ditinggalkan tidak lain karena harga yang harus dibayarkan tidak sebanding dengan hasil yang diberikan. Saat menampilkan iklan di media cetak atau iklan di televisi, perusahaan harus membayar harga iklan yang tidak murah.

Harga tersebut mungkin tidak menjadi masalah jika menawarkan hasil positif, tapi yang terjadi belakangan ini justru kebalikannya. Kamusudah membuat iklan semenarik dan sebaik mungkin menggunakan jasa periklanan bonafit lalu membayar harga yang mahal, namun iklan tidak disambut baik oleh masyarakat. Akibatnya pendapat yang diperoleh perusahaan tidak lebih besar dari pengeluaran.

3. Banyak yang Tertarik untuk Menggunakan Internet

Alasan utama banyak yang tertarik pada digital marketing karena hampir semua orang kini telah mengerti dan menggunakan internet. Akibatnya strategi marketing tradisional dinilai sebagai cara marketing yang terlalu kuno dan sudah ketinggalan zaman. Apalagi fitur dan fasilitas yang diberikan internet sangat beragam, bukan melulu iklan dalam bentuk tulisan saja seperti yang diberikan di media cetak.

Bukan pula iklan mahal yang ditampilkan di televisi atau radio, cukup dengan menggunakan teknik video editing yang baik seorang pengusaha sudah bisa menampilkan iklan promosi produk yang bagus di media social atau YouTube. Cara ini dinilai lebih efektif dan murah dibandingkan strategi marketing tradisional.

4. Perkembangan Zaman Mengubah Pola Pikir dan Perilaku Masyarakat

Dahulu hanya generasi muda saja yang bisa menggunakan smartphone dan gadget canggih, tapi semakin kesini semakin banyak orang yang bisa menggunakannya termasuk orang dewasa. Perubahan ini sebenarnya bukan hal yang aneh bahkan sudah diprediksi sejak lama.

Karena semakin berkembangnya zaman semakin berubah pula perilaku dan pola pikir masyarakat. Tidak ada orang yang ingin disebut ketinggalan zaman atau kampungan, baik oleh orang lain maupun teman dekat. Hal ini pula yang mengubah pandangan orang terhadap strategi marketing tradisional, jadi daripada ribet menyebar iklan di papan reklame atau radio. Mereka lebih memilih yang mudah dan efisien yakni digital marketing.

Pertumbuhan digital marketing memang sedang berada dalam puncaknya. Hampir semua perusahaan dan entrepreneur menggunakan digital marketing untuk menjual atau mempromosikan jasa dan produk mereka. Tidak heran jika strategi marketing tradisional mulai dilupakan dan tertinggal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *