Founder & CEO Young on Top Group Berbagi Kisah Membangun Pertumbuhan Komunitasnya bersama AIESEC in UI

ceo yot with aisec ui

Affan Syafiq | Senin, 2 Juli 2021

Jakarta – Komunitas hadir karena ada keresahan yang muncul dialami individu-individu yang tergerak untuk menghadirkan solusi serta penyelesaian secarea kolektif. Atas dasar hal tersebut membuat komunitas bisa terbentuk. Teradang, anak muda sebagai insan penggerak mayoritas komunitas saat ini tidak hanya memiliki keresahaan saja, tetapi mereka juga berani mengambil langkah pertama. Langkah pertama merupakan pondasi dasar yang harus dimiliki setiap founder komunitas, seberapa baik pondasi tersebut menentukan arah hingga umur komunitas yang mereka bangun.

Pertumbuhan komunitas yang baik dapat mendorong dampak yang nyata pada perkembangan masyarakat sekitar. Semakin banyak komunitas yang tumbuh baik, semakin tinggi kualitas pengembangan masyarakat di sekitar mereka.

Hal tersebut terangkum dalam diskusi interaktif yang diselenggarakan oleh AIESEC in Universitas Indonesia (UI) bersama Young on Top Indonesia. Di pandu oleh Astungkawa Abiwangsa, President of AIESEC in UI, diskusi yang bertajuk “Fostering Community Growth for Sustainable Society” tersebut menghadirkan Founder & CEO Young on Top Group, Billy Boen. Antusiasme yang tinggi dari puluhan pemuda hadir secara virtual melalui akun resmi Instagram @aiesec_ui dan @younontop menambah semarkan acara yang diadakan sebulan sekali oleh AIESEC in UI, (28/6/2021).

Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi keberlangsungan suatu komunitas. Dapat berupa kinerja komunitas, ekspansi, budaya, dan sebagainya. Komunitas yang dapat mempertahankan pertumbuhan mereka, akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menyebarkan dampaknya.

Bagi Billy Boen, keberlangsungan pertumbuhan komunitas yang baik dharus dimulai dari purposenya berdirinya sebuah komunitas terlebih dahulu dulu. Komunitas terbentuk ketika seseorang pendiri mempunyai visi dan misi, serta mampu dapat mengajak orang lain untuk mendukung alas an bergerak yang sama.

Kemudian, “Sebuah komunitas bisa bertahan karena mentalitas foundernya, seorang founder harus bisa membangun tim dan mengayomi anggotanya, serta harus konsisten. Hasilnya, saat ini Young on Top setelah 7 tahun berjuang, Young on Top menjadi top of mind bagi perusahaan-perusahaan yang ingin bekerjasama dengan komunitas-komunitas,” lanjut Billy Boen pada diskusi tersebut (28/6/2021).

Saat ini membangun komunitas sangatlah mudah. Akan tetapi, bagaimana membuat komunitas tetap sustainable dan berkembang bukan urusan yang mudah. Billy Boen, merumuskan strategi pertumbuhan komunitasnya dengan menciptakan 5 pilar acuan dalam menjalankan Young on Top. 5 pilar tersebut adalah edukasi, lingkungan hidup, kesehatan, sosial, dan kewirahusahaan. Konkretnya Young on Top membangun aplikasi Socialconnext untuk mempertemukan komunitas-komunitas agar dapat berkolaborasi.

“Ke depannya, rencana membuat Young on Top agar sistemnya lebih kuat dan sinergis melalui investasi dana dan program, akuisisi, sert ekspansi program,”pungkas Billy Boen pada diskusi tersebut (28/6/2021).

Hal senada disampaikan oleh Astungkara, President of AIESEC in UI, organisasinya kini secara konsisten untuk menguatkan kerjasama tepat tujuan dengan berbagai pemangku kepentingan, baik sesame komunitas, korporat, instansi pemerintahan, serta media massa untuk merealisasikan program-program unggulannya secara konkret untuk mendapatkan dampak yang signifikan kepada lingkungan sekitar agar terus berkembang dengan baik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *