Steven Wongsoredjo: Anak Muda adalah Masa Depan di Bidang Teknologi Informasi

Steven Wongsoredjo: Anak Muda adalah Masa Depan di Bidang Teknologi Informasi

“Anak muda inilah yang punya masa depan. Mereka yang menciptakan ide-ide dan berinovasi. Nah mereka inilah yang memulai ide-ide baru atau berkontribusi di startup Indonesia untuk membuat produknya lebih bagus lagi dan bermanfaat untuk masyarakat,” Steven Wongsoredjo, Founder & CEO PT. Nusantara Technology

Hai YOTers! Yuk disimak obrolan seru Steven Wongsoredjo, yang sharing seputar perkembangan teknologi dan bagaimana anak muda bisa berkontribusi di dalamnya.

 

Bagaimana Perjalanan Karir Hingga Bisa Membangun Nusantara Technology?

Pada saat usia 17 tahun saya menempuh studi ke Amerika. Sebelum mengambil S1 saya sempat mengambil diploma terlebih dahulu di jurusan Bisnis dan Computer Information System (CIS). Setelah itu saya lulus Bachelor of Science di bisnis ekonomi dari Johns Hopkins University, lalu setahun setelahnya saya diterima di Columbia University lulus dengan gelar Master of Science di bisnis negosiasi. Setelah lulus saya balik ke Indonesia dan bekerja di perusahaan milik orang tua selama kurang lebih 7 bulan. Jadi perusahaan orang tua saya ini sudah cukup lama, 50 tahun berdiri, karyawannya juga udah ribuan dan sistemnya sudah terbentuk. Saat itu kan saya baru balik dari Amerika jadi wajar orang tua tidak langsung bisa langsung menerima ide-ide saya untuk perusahaan. Kemudian saya pikir wah kalau kerja di sini untuk lima tahun ke depan saya gak akan belajar banyak. Lebih baik saya membuat sesuatu sendiri  dan berharap bisa banyak belajar. Jadi dari situ saya keluar dari perusahaan orang tua saya dan saya mulai Nusantara Technology di tahun 2016 pada bulan Agustus tepatnya.

 

Bagaimana Perkembangan Teknologi Informasi Saat Ini?

Kalau kita ngomong soal teknologi informasi di tanah air memang sudah jauh lebih berkembang, dibanding dulu waktu first generations zamannya Tokopedia, Bukalapak baru mulai. Sekarang sudah banyak tipe startup yang ada bukan cuma e-commerce doang. Ada yang dari content space, ada yang SAS ada mungkin nanti Artificial Intelegence atau Internet of Things. Nah ekosistemnya sendiri memang sudah mulai kebentuk, masyarakat sendiri udah mulai pahamlah dengan teknologi informasi.

 

Bagaimana Peranan Anak Muda di dalamnya?

Anak-anak muda ini sebenernya punya masa depan yang bisa menciptakan ide-ide dan inovasi. Anak-anak muda ini yang akan masuk di lapangan kerja juga terutama yang sekarang millennial dan generasi Z . Mereka-mereka inilah yang either nanti memulai ide-ide baru atau berkontribusi pada startup Indonesia untuk membuat produknya lebih bagus lagi dan bermanfaat untuk masyarakat.

 

Apa Tantangan Bagi Anak Muda Dengan Perkembangan Tersebut?

Sekarang perubahan cepet banget gak kayak dulu. Sekarang informasi siapa aja bisa dapet dan hal ini bisa jadi pisau dua sisi. Kita harus pinter-pinter bagaimana mengaturnya supaya manfaatnya positif dan harus berhati-hati. Nah karena perubahan ini cepat mungkin tantangannya harus keep up to date terus sih riset apa yang terjadi di luar Negeri apa yang terjadi juga di Indonesia. Lakukan risetnya secara global dan menyeluruh.

 

Peluang Apa yang Mungkin dibutuhkan Nanti di Bidang Informasi Teknologi?

Sekarang kan paling besar secara data populasi pengguna teknologi di Jakarta dan Surabaya kira-kira. Nah saat ini pemerintah juga sedang bekerja cukup keras untuk  mendorong penetrasi internet ini bisa berkembang dengan baik di kota kelas dua. Saya rasa mungkin beberapa tahun ke depan itu akan banyak potensi di localize content. Kontennya akan lebih lokal, mungkin di setiap wilayah nanti memiliki cara untuk menyampaikan pesannya masing-masing. Karena Indonesia ini kan archipelago dan dialeg kita beda-beda, bahasanya, culture-nya sehingga cara berkomunikasi kan beda dan itu  adalah tradisi kita. Ke depannya feeling saya akan ada lebih banyak konten-konten lokal yang digunakan.

3+

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *