Hati-Hati Obesitas saat PPKM!

hati hati obesitas saat ppkm

Halo YOTers, Bagaimana kabar kamu hari ini? Apakah baik-baik saja?

Semoga tetap baik dan sehat ya!

Nah, bicarain mengenai sehat, gimana sih kesehatan kamu selama masa pandemi ini? Hayo cerita, apakah ada berat badannya naik? Apakah ada yang jadi hobi makan? Atau ada yang malah berat badannya naik drastis sampai wajahnya benar-benar beda pas di foto?

Kali ini kita akan bahas mengenai obesitas yang banyak diperbincangkan pada saat PPKM. Kenaikan berat badan adalah satu masalah kebugaran yang kerap melanda orang-orang yang  dengan mobilitas yang terbatasi. Sementara itu obesitas dialami apabila body mass index mencapai 30 atau lebih, yang ditandai dengan adanya lemak berlebih di tubuh. Obesitas berdampak meningkatkan resiko terkena masalah kesehatan yang serius. Baik kenaikan berat badan maupun obesitas terjadi karena jumlah kalori yang diserap tubuh lebih banyak daripada yang dibakar lewat aktivitas maupun olahraga.  

Fenomena ini semakin banyak terjadi ketika semasa pandemi. Kegiatan yang dibatasi dan bekerja dari rumah meningkatkan angka kenaikan berat badan meningkat. Tidak bisa dipungkiri, ketika kita bekerja dari rumah, atau membatasi kegiatan luar dan menghabiskan waktu di rumah, tanpa sadar kita jadi sering makan atau nyemil  untuk menemani waktu-waktu kita.

Disinilah pola hidup tidak sehat itu terjadi, artinya, obesitas atau kenaikan berat badan akan sangat mudah terjadi. Kesehatan pun bisa terganggu dan menghalangi kita untuk bisa bekerja dan bertahan di masa pandemi ini.

Banyak orang yang tidak menyadari ketika obesitas atau kenaikan berat badan itu sudah terjadi. Banyak juga orang yang menganggap sepele akan hal itu dan tidak peduli dengan apa yang terjadi terhadap dirinya. Tapi satu hal yang perlu diingatkan, bahwasanya kesehatan itu bernilai sangat tinggi!

Jadi buat para YOTers, selalu jaga kesehatan di masa PPKM ini. Jangan sampai menyepelekan hal kecil dan akhirnya terkena Obesitas. Mari mencegah dari pada mengobati. Tapi bagaimana jika para YOTers sudah terkena dampaknya?

Jangan khawatir, ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

1. Jangan Panik

Mungkin belum bisa langsung terlihat penurunannya, tapi jangan panik ketika kamu sadar kalau kamu terkena obesitas atau berat badan naik. Dengan tidak panik artinya kamu bisa fokus mencari solusi dan membangun niatan untuk memulai hidup yang lebih sehat.

2. Diet dan Olahraga

Banyak cara untuk diet dan olahraga, berbagai macam treatment dan cara untuk bisa melakukan olahraga pada saat kamu dirumah. Lakukanlah diet dan atur pola makan yang benar. Kuncinya adalah jumlah kalori yang dibakar harus lebih besar daripada kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Dengan diet yang tepat dan pola makan yang benar, kamu sudah bisa mencegah obesitas itu terjadi, tapi belum sempurna jika tidak dibarengi dengan olahraga!

Jadi diet dan olahraga ya YOTers.

3. Pantau Jumlah Kalori yang Masuk

Kamu bisa mengontrol jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh dengan melihat bagian belakang kemasan makanan atau mengeceknya dulu di internet sebelum mengonsumsi. Jumlah kalori yang terbakar juga bisa dilihat di alat olahraga yang kamu gunakan seperti treadmill, sepeda statis atau jam tangan pintar kamu. 

Itu dia YOTers pembahasan kita kali ini. Mari hidup sehat dan jauh dari penyakit, atur pola makan, hindari obesitas dan berat badan yang berlebih dan jangan lupa olahraga!

Mens Sana in Corpore Sano. See you on top!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *