Ingin Membuat Iklan Youtube? Penuhi 3 Kriteria Ini!

ingin membuat iklan youtube perhatikan 3 kriteria ini

Halo, YOTers! Sering menemukan iklan di sela-sela video Youtube yang kita tonton? Iklan tersebut adalah iklan Youtube yang merupakan produk advertising atau jasa pengiklanan yang memang disediakan oleh pihak Youtube secara legal. Tuntunya terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

Sebenarnya, apa sih definisi dari iklan Youtube? Dan video yang seperti apa yang boleh memasang iklan dalam kontennya. Terutama untuk kamu yang memang berniat untuk meraup pundi-pundi rupiah dari Youtube, artikel ini akan sangat penting untuk kamu. Simak sampai habis, ya!

Pengertian dan Jenis-Jenis Iklan Youtube

Iklan dari Youtube adalah iklan yang ditampilkan dalam sebuah video di channel Youtube. Bisa di awal, tengah, maupun di bagian akhir dari video tersebut. Secara garis besar, terdapat 5 jenis iklan yang terdapat dalam video Youtube.

Pertama, Display Ads. Yaitu iklan yang berupa banner yang ada di sebelah video atau ditampilkan di desktop gadgetmu. Kedua, Non-skippable Video Ads. Yaitu iklan yang tidak bisa diskip dan biasanya berdurasi sekitar 15 detik. Ketiga, Skippable Ads. Yaitu iklan yang bisa diskip setelah 3 sampai 5 detik, dan iklan inilah yang paling sering digunakan. Keempat, Bumper Ads. Konsepnya sama seperti Non-skippable video ads, akan tetapi durasinya hanya 6 detik. Terakhir, yaitu midrolls ads. Iklan ini muncul di tengah video yang durasinya lebih dari 10 menit, akan tetapi pemilik video dapat mengatur kapan dan di menit keberapa iklan ini muncul.

3 Kriteria Iklan Youtube

Inilah beberapa kriteria yang harus dipenuhi supaya sebuah konten video dapat memuat iklan. Kriteria tersebut adalah sebagai berikut.

1. Diunggah oleh Akun yang Terverifikasi

Mengapa penggunaan akun yang terverifikasi sangat penting? Video yang boleh memuat iklan di youtube harus diunggah oleh akun yang terverifikasi, supaya tidak ada kasus penyalahgunaan identitas yang menyebabkan kerugian, baik dari pihak Google maupun si pemasang iklan itu sendiri.

Oleh karena itu, disarankan untuk semua pengguna, yang ingin akun youtubenya digunakan untuk kepentingan monetisasi, agar selalu menggunakan identitas yang valid. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di masa yang akan datang, salah satunya dalam hal pemasangan iklan ini.

2. Menampilkan Video yang Original

Video yang menampilkan iklan tidak boleh mengandung unsur plagiasi. Plagiasi adalah tindakan menjiplak atau mencuri konten miliki orang lain. Jika ditemukan unsur plagiasi, maka video yang dimaksud bisa ditake down, atau dihapus dari Youtube.

Ada skema tersendiri untuk mengklaim video yang diduga tidak original atau memuat isu plagiasi. Pengguna Youtube yang merasa kontennya dicuri dapat mengikuti prosedur tertentu untuk melaporkan videonya tersebut.

3.Tidak Mengandung Hal-hal Sensitif

Iklan  yang ditampilkan dalam konten video Youtube milik kita tidak boleh mengandung hal-hal yang terlarang untuk ditampilkan. Ada beberapa hal sensitif yang dilarang untuk ada di dalam video Youtube yang memuat iklan atau adsense. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut.

Pertama, video tersebut tidak boleh memuat hal-hal yang memicu keributan. Seperti isu seputar Suku, Agama, dan Ras (SARA), konten yang menjijikkan atau mengagetkan, narkoba, senjata api, kekerasan, dan lain sebaiknya. Kedua, konten tersebut ramah dan layak untuk ditonton untuk semua kalangan umur. Sehingga konten yang berbau dewasa dilarang untuk ditampilkan.

Demikianlah penjelasan mengenai Iklan Youtube, jenis-jenisnya, dan kriteria supaya sebuah video Youtube dapat menampilkan iklan. Jika kriteria ini dipenuhi, sebuah video dapat mendapatkan keuntungan secara finansial. Baik untuk si pemasang iklan, si pemilik video, maupun dari pihak Youtube sendiri.

Ingin mendapatkan lebih banyak artikel seputar entrepreneurship?  Yuk, kunjungi blog Young On Top di sini!

Ingin mendapatkan lebih banyak konten inspiratif dari narasumber berpengalaman? Yuk, bergabung di Premium Member Young On Top di sini!

Yuk, baca artikel lainnya seputar entrepreneurship!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *