Membuat Career Goals dengan SMART

Source : aksaragama.com

Halo, YOTers! Kalian tipikal yang mempersiapkan career goals sejak maba atau ikutin alur aja, nih?

Ternyata masih banyak yang belum sadar akan pentingnya mempersiapkan career goals sejak maba, hal ini juga yang bikin kalian ngerasa salah jurusan dipertengahan kuliah lho!

Nah, maka dari itu kita perlu setting career goals dengan SMART. Apa sih itu? Yuk, langsung aja kita bahas!

1). Specific

Catat goals kamu secara spesifik, pernah denger perkataan “kalau berdo’a tuh yang spesifik, biar dikasih yang sesuai!” Ternyata mencatat goals secara spesifik juga mempengaruhi lho, YOTers!

Contohnya, career goals kamu mau ke unicorn start up company bagian product development. Maka kamu perlu catat nama company dan posisi kerja yang kamu mau juga, ya!

2). Measureable

Kamu juga penting untuk mengukur progress yang kamu jalani untuk mencapai goals kamu.

Contohnya, karena career goals kamu di start up company maka kamu bisa mengikuti webinar yang diadakan company tersebut untuk menambah progress dan pengetahuan kamu. Jangan lupa terus upgrade skills kamu dengan mengikuti organisasi, komunitas ataupun course juga ya, YOTers!

3). Achieveable

Pastinya goals yang dibuat sesuai dengan kapasitas yang dapat kita capai ya, YOTers!

Contohnya, career goals untuk menjadi product development harus memiliki skills untuk melakukan inovasi dan menganalisa trend. Maka dari itu, kamu bisa mengikuti course untuk menunjang skills kamu. 

4). Relevant

Ketika membuat goals penting untuk set value sesuai dengan timeline yang kita inginkan.

Contohnya, untuk menjadi product development kamu harus mencari pengalaman yang berhubungan dengan end goalsnya. Pengalamannya bisa dengan mengikuti organisasi, komunitas ataupun magang supaya kita tetap berkembang.

5). Time Based

Ketika punya goals penting untuk mempunyai time limit.

Contohnya, membuat time limit selama 8 semester kedepan yang dapat menunjang karir kamu kedepannya. Misal, pada semester 5 kamu harus magang di start up company dengan divisi product development. 

Nah, itu dia cara membuat career goals dengan SMART. Belum ada kata terlambat untuk memulai, yuk buat timeline career goals kamu dan ceritain pengalaman kamu dengan setting goals dikolom komen yaa!

Semangat berkembang, YOTers!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *