Masih Muda, Belum Cukup Dewasa

Tanggung jawab hanya dapat dipegang berdasarkan usia, KATANYA. Tidak heran tanggung jawab besar hanya diberikan pada orang yang usianya lebih dewasa daripada yang lebih muda. Dengan alasan, “yang dewasa, lebih berpengalaman”. Tapi apakah benar adanya? Apakah yang muda akan menjadi pengemban tanggung jawab kecil? apakah kecil itu tidak ada gunanya?

Tanggung jawab besar, dapat dilakoni jika kita menjalankan tanggung jawab kecil dengan baik dan konsisten

Begitulah katanya kebanyakan orang. Tapi apakah benar? tidak sepenuhnya. Di zaman ini, semua hal menjadi mungkin untuk dilakukan dan mengandung pembelajarannya masing-masing. Contohnya, orang yang diberikan tanggung jawab besar, belum memiliki pengalaman yang cukup untuk mengambil tanggung jawab kecil yang konsisten dan baik. Apakah bisa berhasil? 50%. Kenapa bisa? bisa jadi dia beruntung dan cepat beradaptasi dengan keadaannya karena ada pemacunya yaitu “kepepet”. Kenapa bisa gagal? tentu saja karena dia belum ada pengalaman yang baik untuk mengambil tanggung jawab kecil.

Berarti yang menjalankan tanggung jawab kecil dengan baik dan konsisten, sudah pasti berhasil? tidak segampang itu juga. Saat orang menjadi kaya, apakah dia akan kaya selamanya? tidak juga. Akan selalu ada cobaan yang hadir untuk menganggu usaha kita. Dan itulah nikmatnya menjalankan sesuatu dengan usaha yang maksimal. Orang yang sudah terbiasa mengambil tanggung jawab kecil dengan baik dan konsisten, biasanya akan menganggap tanggung jawab besar menjadi hal yang biasa, namun ada juga yang mengambilnya dengan serius dan diringi oleh ketekunan. Jadi penting bagi kita untuk memiliki mindset yang membawa kita pada keberhasilan sehingga kita bisa sukses dalam perjalanan kita mengemban tanggung jawab besar maupun kecil

Orang dewasa lebih banyak pengalaman daripada anak muda

Tidak sepenuhnya salah dan benar. Karena apa? generasi milenial kini, bisa jauh lebih berpengalaman dalam menjalin relasi dan membuat pengalaman baru akibat dari adanya teknologi. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang sangat terbatas dalam penggunaan teknologi. Tidak jarang kita temui teman kita yang jauh lebih hebat dalam fotografi daripada ayahnya yang sudah lebih dulu hoby fotografi, mungkin bisa sejak bapaknya SMA (anaknya belum lahir). Apakah tanggung jawab tidak bisa diberikan ke anaknya? kalau anda mencari umur, ya tidak bisa. Tapi kalau anda mencari kualitas, sangatlah bisa karena dengan background cerita tadi.

Sayangnya, banyak anak muda akan memilih mundur jika tidak diberikan tanggung jawab besar dengan alasan umurnya. Mereka akan cenderung mengikhlaskan mimpinya dan berhenti berkembang. Yang sebetulnya, kesempatan mengambil tanggung jawab itu tidak hanya ada di satu tempat saja, tapi bisa dilain tempat. Walau anak muda diremehkan, kita harus tetap bisa membuktikannya di kemudian hari bahwa kita bisa. Anggaplah dirimu sebetulnya adalah sebuah aset investasi yang diremehkan orang lain. Mereka tidak tau, bisa jadi pertumbuhan kita bisa lebih dari 100% kurang dari 3 bulan atau bisa 1 bulan atau kurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *