Atasi Stres dengan Coping Mechanism!

Coping Mechanism ryanda

Halo YOTers!

Apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan sehat semua ya..

Pada kesempatan kali ini kita akan mengupas bagaimana mengatasi stres dengan Coping Mechanism.

Setiap kita pasti pernah mengalami masalah dalam hidupnya. Entah dalam lingkup akademik, pekerjaan, percintaan, keluarga, pertemanan, ekonomi dan banyak hal lainnya. Banyaknya masalah dapat menimbulkan stres. Jika kita tidak dapat mengatur stres tersebut, lama-kelamaan stres dapat berdampak buruk pada keseharian, serta mempengaruhi psikologis.

Oleh karena itu kita dapat melakukan Coping Mechanism. Coping Mechanism atau Mekanisme Koping adalah upaya untuk menyelesaikan masalah yang muncul dalam kehidupan, maupun mencari jalan untuk keluar dari situasi yang membuat tertekan atau stres. Mengendalikan stres dengan strategi ini dapat membantu kita agar merasa lebih baik secara fisik dan juga mental, membantu mengatur perasaan emosional yang muncul akibat situasi penyebab stres tersebut.

Nah menurut Lazarus dan Susan Folkman dalam buku Stress, Appraisal, and Coping (1984) terdapat dua jenis strategi untuk menangani stres, di antaranya:

  1. Emotion focused coping

    Tujuan dari jenis ini adalah untuk mengurangi intensitas emosi negatif yang berkaitan dengan stres. Cara yang biasa dilakukan ialah dengan membuat diri merasa nyaman tanpa mengatasi sumber itu sendiri. Beberapa contohnya, seperti curhat, olahraga, liburan, menonton film, dan sebagainya.

    Strategi emotion focused coping ini akan cocok diterapkan jika sumber stres sudah berlalu atau tak bisa diperbaiki lagi. Jika dilakukan di saat sumber stres masih berjalan, mungkin strategi ini bisa dilakukan untuk meredam emosi agar kita bisa kembali berpikir objektif. Namun terkadang strategi ini justru membuat kita cenderung menunda mengatasi sumber masalahnya.

  2. Problem focused coping

    Jika sebelumnya berfokus pada emosi yang ada dalam diri, problem focused coping bertujuan untuk mengurangi stres dengan cara menangani atau mengatasi sumber stres itu sendiri. Berbagai cara yang digunakan cenderung melibatkan langsung diri kita untuk masuk ke dalam masalah, seperti mengumpulkan informasi, menganalisa masalah, bekerja lebih giat, meminta saran atau bantuan, dan lain sebagainya.

    Berkebalikan juga dengan sebelumnya, problem focused coping ini kurang tepat jika diterapkan ketika sumber stres sudah di luar kendali kita. Sekuat apapun usaha kita, keadaan pun tak akan berubah. Dalam menerapkan mekanisme koping yang satu ini, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan: kemampuan pemecahan masalah, manajemen waktu yang baik, dan adanya dukungan sosial dari orang sekitar.

 

Nah, itu dia tentang Coping Mechanism. Jadi jangan mudah terbawa stres ya YOTers, yuk lakukan Coping Mechanism yang tepat dan sehat 😆.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *