Sudahkah Menjadi Anak Kos Yang Healthier & Halal Lifestyle?

Di era saat ini, Halal bukan hanya sebagai aturan dalam hukum Islam, melainkan sudah menjadi standar gaya hidup (halal lifestyle). Halal Lifestyle merupakan gaya hidup yang sesuai dengan tuntunan ajaran Agama Islam, bahkan berbagai negara di belahan dunia sudah menjadikan konsep halal lifestyle dalam pengaplikasian kehidupan sehari-hari, seperti halalfood, halal travel, halal media and recreation, halal pharmaceuticals and cosmetics, halal fashion, hingga Islamic finance sehingga terbentuklah industri halal. Seperti halnya dengan Indonesia sebagai negara dengan mayoritas populasi Muslim terbesar di dunia, Halal lifestyle justru semakin dirasa kurang diterapkan oleh masyarakat, khsusunya kaum muda karena kurangnya literasi dan pengetahuan mengenai gaya hidup halal. Semakin maraknya kasus-kasus tindakan krmininal di Indonesia pun juga di dorong oleh gaya hidup yang tidak halal, beberapa fenomena mengkhawatirkan berkaitan dengan tindakan kaum muda yang tidak mencerminkan gaya hidup halal diantaranya yakni mengkonsumsi minuman keras, narkoba, dan berbagai jenis makanan yang tergolong haram. Berdasarkan data Badan Nasional Narkotika (BNN) 27% pengguna narkoba di Indonesia berasal dari kalangan pelajar, angka tersebut tergolong tinggi dengan presentase kenaikan 0,03% pada 2019 dibandingkan 2017. Maka dari data tersebut dapat kita ambil kesimpulkan bahwa kalangan pelajar krisis pemahaman mengenai gaya hidup halal dan gaya hidup sehat dengan masih maraknya kasus narkoba yang menimpa pelajar dan remaja, perlu adanya suatu sosialisasi yang masif dari sektor pendidikan dalam hal ini sekolah maupun perguruan tinggi yang didukung pengawasan dan edukasi dari orang tua, selain itu perhatian pada profil konsumen masa depan juga perlu dilakukan. Dalam Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 dikatakan bahwa generasi millenial memainkan peran yang strategis dalam perkembangan ekonomi di seluruh dunia Mereka dianggap sebagai kekuatan ekonomi paling kuat pada abad ke-21. Artinya generasimilenial perlu memiliki literasi (kesadaran dan edukasi) mengenai bagaimana konsep halallifestyle diterapkan dan pada akhirnya dapat berkontribusi pada perkembangan indutsri halal khususnya di Indonesia ini. Selain itu sukses atau tidaknya penerapan konsep halal lifestyle tidakhanya di dukung oleh peran pemerintah dan pelaku industri halal saja, namun juga lembaga dan institusi pendidikan dalam meningkatkan literasi SDM sebagai bentuk kampanye nasional halal lifestyle. Karena lembaga pendidikan merupakan garda terdepan dalam mencetak SDM yang berkualitas.

Masa-masa remaja khusunya di saat kita memasuki jenjang perguruan tinggi merupakan suatu jenjang menuju suatu kehidupan yang mandiri, beberapa orang bahkan kebanyakan orang harus dihadapi suatu kenyataan untuk hidup jauh dari orang tua demi mencari ilmu untuk menggapi cita-cita dengan pergi merantau lintas kota hingga lintas pulau. Profil anak rantau atau yang familiar disebut anak kos ini, dituntut untuk mengatur aktivitas sehari-hari dari saat bangun tidur hingga tidur kembali, harus mulai mengatur dan memperhatikan segala hal seperti apa yang yang dimakan, memprioritaskan kebutuhan, dan mengatur aktivitas keseharian. Salah satu fenomena buruk anak kos yang padat dan sering kali tidak teratur biasanya menimbulkan kebiasaan pola hidup yang tidak baik. Misalnya dalam mengkonsumsi makanan, anak kos cenderung hanya memerhatikan harga, selagi murah dan bikin kenyang, kenapa tidak. Tanpa mereka sadari makanan yang mereka konsumsi tidak memenuhi standar kesehatan misalnya makanan yang memakai bahan dan bumbu kimia yang bisa berpengaruh negatif untuk tubuh. Padahal dalam surah al-baqarah ayat 168 telah dijelaskan bahwa mengkonsumsi makanan hal dan baik merupakan kewajiban dan apa yang ada di dalam al-Qur’an merupakan batasan yang keras, jelas, dan lugas.

Pada zaman sekarang ini sering terdengar istilah “mager”. Dengan banyaknya kegiatan bukan berarti setelah aktivitas tersebut selesai kita malah ber-mager-ria, ada baiknya justru kita melakukan olahraga, jadikanlah olahraga ini menjadi ajang untuk merefresh diri dan memelihara serta menjaga tubuh yang sudah Allah anugerahkan pada kita. Seperti yang dikatakan oleh Ikhsan Abdullah sebagai penggiat dari Indonesia Halal Watch (IHW) “gaya hidup halal merupakan gaya modern yang mesti dibarengi dengan pola konsumsi sehat.”

Sumber:   https://pin.it/3zUJeM0

Mengubah pola hidup menjadi lebih sehat memang sulit untuk dilakukan. Tips hidup sehat sesuai ajaran Islam dan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW yaitu tidak makan secara berlebihan, berhenti makan sebelum kenyang, mengatur porsi makan, tidak makan makanan yang haram, tidak minum khamr atau arak dan rajin melaksanakan ibadah puasa sunah. Disini juga akan diberi tips bagaimana mengatur pola hidup sehat ala anak kos dan pastinya tidak membutuhkan budget yang berlebih. Faktor pemilihan makanan sehat sering kali menjadi kendala dalam masalah finansial karena makanan sehat dianggap sebagai makanan yang lebih mahal, sebagai anak kos pada saat jam makan siang kita bisa membeli gado-gado yang merupakan makanan sehat dan pastinya dengan budget yang lebih murah hal ini juga bisa dilakukan sebagai alternatif untuk menghindari kebiasaan memakan makanan cepat saji. Pintar dalam memilah dan memilih makanan menjadi salah satu cara untuk memulai halal lifestyle, memerhatikan apa yang masuk ke dalam tubuh, baik atau buruknya untuk kesehatan dan juga saat memakan makanan yang halal maka dalam aliran darah kita mengalir kebaikan serta beribu manfaat salah satunya tidak keras hati karena saat kita terbiasa mengkonsumsi makanan yang haram maka biasanya hati kita cenderung keras dan sulit melakukan kebaikan. Membersihkan dan merapihkan kamar juga menjadi salah satu tips untuk melakukan pola hidup sehat, disini kita tidak perlu mengeluarkan budget, cukup mengeluarkan tenaga dan menyingkirkan kata “mager” maka kita akan mendapatkan kebersihan dan keindahan kamar yang nantinya tidak menimbulkan flu karena debu dan tidak membuat pusing akibat melihat kamar yang berantakan. Didalam al-Qur’an surat al-Baqarah ayat 222 dijelaskan bahwa sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang senantiasa selalu mensucikan diri, pada ayat tersebut kita diajarkan untuk tetap bersih dan suci.

By: Mutiara Restie Noviani dan Mochammad Rafi Alfiansyah

Referensi:

Thumbnail : https://pin.it/7JoNolL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *