Ketakutan dilawan Keberanian yang harus DIPAKSA!

Iya dipaksa, tidak akan ada kata “Akan berani pada waktunya”, percayalah gak akan ada. Kalau pada waktunya, itu artinya kamu diapksa alam untuk berani menghadapi ketakutanmu sendiri hehehehe…. Jadi pilihannya antara kita yang menyadari diri untuk berani atau menunggu alam yang memaksa kita untuk berani

Aku contohkan dalam sebuah cerita dari sebuah film yang sangat mencerminkan nilai yang aku sebut tadi. Ada seorang anak yang memiliki kelainan pada kakinya. Untuk berjalan saja sudah susah, apalagi berlari. Anak ini sering kali dibully oleh teman-temannya. Di satu hari yang berawal indah, ternyata awalan untuk sebuah cerita anak ini dapat menembus batasnya. Ia dikejar oleh orang yang membullynya. akhirnya ia memaksa kakinya untuk bisa berlari sedikit demi-sedikit, tak tahu bagaimana rasa sakit datang tiap detiknya sampai alat penyangga kakinya terlepas dan dia bisa berlari kencang.

Dari kisah ini, jika anak tadi tidak dipaksa oleh lingkungannya, ia tidak akan pernah bisa berlari. Tapi coba bayangkan kalau sebelum itu, ia bisa memaksa dirinya sama seperti dipaksa lari pada akhirnya. Bukankah sembuhnya lebih cepat? betul sekali. Tapi, apakah ada resikonya? ADA DONG !!!. Pilihannya akan ada 2, antara ia lumpuh selamanya setelah mencoba berlari karena kecelakaan atau dia bisa sukses. Dan itu perbandingan yang memiliki kemungkinan 50 50. Yang bisa mendominasi 1 % siapa? adalah keyakinan dan motivasi dalam diri kita. Jika kita semakin tidak yakin, maka 1% bertambah pada kemungkinan kegagalan dan menurunkan persentase keberhasilan. Begitu juga sebaliknya

Apakah kita harus menghilangkan ketakutan? pada akhirnya harus dihentikan. Tapi jangan dimusnahkan selamanya. Ketakutan adalah alat untuk memastikan proses yang dilakukan dilakukan dengan teliti. Manfaatkan ketakutan sebaik-baiknya. Tanpa adanya ketakutan, hanya akan ada persetujuan tanpa dasar dalam memutuskan sesuatu untuk dilakukan. Tapi jangan sampai ketakutan dapat menyelimuti mental dan akal kita seluruhnya dan selamanya. Hal yang berlebihan hanya akan membawa bencana jika tanpa ada pengendalian yang tepat.

Hari ini kenapa aku membuat tulisan ini, karena hari ini aku berhasil mengalahkan ketakutan ku dan mencoba untuk melakukannya dengan pertimbangan yang matang, alias keberanian dan ketakutan sudah dikendalikan dengan tepat. Dan hal ini yang aku pelajari dengan harapan temen-temen gak bingung lagi untuk bisa menaklukan ketakutannya. See you on top……..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *