Jangan Salah! Begini Cara Menolak Tawaran Kerja yang Sopan

Cara Menolak Tawaran Kerja yang Sopan

Siapa sih yang nggak seneng kalau dapet offering letter atau tawaran kerja? Mendapat surat penawaran kerja tentunya menjadi salah satu hal yang paling menyenangkan dan ditunggu-tunggu oleh para jobseeker.

Tapi sayangnya, saat sudah menerima offering letter, nggak jarang orang yang mau tidak mau harus menolak karena beberapa kondisi. Menolak tawaran kerja memang bukanlah hal yang mudah. 

Kita kerap kali merasa khawatir karena takut dianggap memainkan perusahaan, nggak profesional, dan takut nantinya akan di-blacklist. Tenang YOTers jangan khawatir! Berikut Young On Top berikan tips dan cara menolak tawaran kerja yang sopan agar reputasimu nggak menurun.

Baca juga:

Kenapa Penampilan Menarik Jadi Syarat Penerimaan Karyawan? Ini Alasannya

Pertanyaan Jebakan yang Sering Ditanyakan HRD Saat Interview Kerja

Berbagai Jawaban yang Bikin Kamu Ditolak Interview Kerja

Berikan Keputusan Secepat Mungkin

Memang nggak ada salahnya sih kalau kita harus benar-benar mempertimbangkan setiap tawaran pekerjaan yang datang. Tapi kalau kamu ada niatan dan udah yakin ingin menolak tawaran kerja, sebaiknya langsung sampaikan ke perusahaan, ya! Nggak cuma jobseeker yang butuh kepastian, tapi perusahaan pun butuh kepastian.

Nggak enak kan kalau digantung? Kalau memang kamu membutuhkan waktu untuk mempertimbangkannya, kanu harus memberikan usulan tenggat waktu pemberian keputusan.

Contohnya “Apabila Bapak/Ibu tidak keberatan, izinkan saya untuk mempertimbangkan tawaran kerja yang diberikan. Lusa atau secepatnya akan saya kabari kembali”. Dalam hal ini, kamu harus menepati janji ya! Jangan bikin perusahaan menunggu terlalu lama.

Jangan Lupa Ucapkan Terima Kasih

Nggak cuma calon karyawan, perusahaan pun nggak mudah untuk melakukan proses rekrutmen. Pasalnya, ada begitu banyak tahapan yang akan mereka siapkan sebelum memutuskan menerima karyawan.

Jadi kalau memang di tengah proses tahap rekrutmen kamu harus menolak, sampaikan dengan cara yang baik dan jangan lupa untuk sampaikan rasa terima kasihmu atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk mengikuti proses seleksi.

Sampaikan Alasan Kenapa Menolak Tawaran Kerja

Saat memilih untuk melamar di suatu perusahaan, biasanya tim rekrutmen akan menanyakan “apa alasan kamu melamar di perusahaan ini”. Tentu kamu akan berusaha meyakinkan kalau kamu bisa berkontribusi aktif di perusahaan tersebut.

Tapi kalau tiba-tiba di tengah proses rekrutmen kamu memilih mengundurkan diri bahkan menolak tawaran pekerjaan, pasti tim HRD pun juga akan bertanya-tanya kenapa kamu menolak tawaran kerja. Nah, agar nggak terjadi kesalahpahaman dan reputasimu nggak menurun, jangan menolak kerja tanpa alasan yang jelas ya!

Apabila kamu menolak tawaran kerja, sampaikan juga alasannya. Misalnya kamu sudah lebih dulu diterima di perusahaan lain dan posisi tersebut cocok dengan keahlianmu.

Utarakan Keinginan untuk Tetap Berhubungan Baik

Saat menolak tawaran pekerjaan, usahakan untuk nggak bertele-tele dan langsung utarakan secara jelas. Saat menolak tawaran, nggak ada salahnya juga kamu mengutarakan niat baik untuk tetap berhubungan baik.

Misalnya, “Terima kasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan. Besar harapan, di lain kesempatan saya bisa bergabung dan berkontribusi aktif di perusahaan ini.”

Contoh Cara Menolak Tawaran Kerja

Bagi YOTers yang masih bingung kira-kira gimana cara menyampaikan penolakan tawaran pekerjaan yang sopan. Berikut contoh ucapan penolakan tawaran kerja yang bisa kamu pahami dan ikuti.

“Terima kasih Bapak/Ibu atas waktu dan kesempatan yang diberikan pada saya untuk mengikuti proses seleksi. Mengenai tawaran pekerjaan yang diberikan, saya memohon maaf sedalam-dalamnya karena saya telah menerima tawaran pekerjaan di perusahaan lain dengan posisi yang sesuai dengan bidang ilmu saya.

Sekali lagi saya berterima kasih atas waktu yang diberikan. Besar harapan saya, semoga di lain waktu saya dapat berkontribusi aktif di perusahaan ini.”

Itu dia cara menolak tawaran pekerjaan yang sopan dan profesional. Jangan sampai hilang kabar apalagi nggak ngasih kepastian ke perusahaan. Sebab, bisa jadi nanti citramu akan jelek. Tentu kamu nggak mau hal itu terjadi kan?

Ingin mendapatkan lebih banyak konten inspiratif dari narasumber berpengalaman? Yuk, segera daftarkan diri kamu menjadi Premium Member Young On Top. Di sini kamu bisa mendapatkan berbagai kisah inspiratif dari para ahli, tips dan trik seputar karir, bisnis, dan masih banyak pembahasan menarik lainnya.

Menariknya lagi, konten-konten YOT Premium dikemas dalam berbagai bentuk mulai dari artikel, video, hingga podcast. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, langsung aja daftar di sini!

Atau, langsung aja klik gambar di bawah ini ya!

Ingin mendapatkan konten-konten inspiratif  seputar dunia perkuliahan, karir, dan bisnis untuk anak muda? Yuk kunjungi YouTube Young On Top. Atau tonton video di bawah ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *