YOT Kaskus Community Gathering: “Social Act Through Community”

YOT Kaskus Community Gathering: “Social Act Through Community”

Mengangkat tema “Social Act Through Community”, YOT Kaskus Community (YOTKC) Gathering diadakan , bertempat di Kantor Kaskus, YOTKC Gathering dilaksanakan pada Sabtu, 3 Mei 2014. Selain dihadiri oleh YOT Campus Ambassador (YOTCA), kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa komunitas yang ada di Kaskus. YOTKC diadakan dengan tujuan untuk mempertemukan para Kaskuser se-Jabodetabek, YOTers, YOTCA, Mentor YOT dan lainnya untuk bisa saling bertemu lalu memperluas network, menjaga silaturahmi dan saling learn and share.

YOTKC sendiri mulanya adalah sebuah forum yang dibuat oleh Young On Top untuk para YOTers agar bisa menebarkan inspirasinya melalui thread di forum terbesar dan teramai di Indonesia yaitu Kaskus. Terdapat banyak komunitas yang ada di Kaskus antara lain Regional Jakarta, Koskas (Kaskuser yang hobi bersepeda), Kasma (Kaskuser yang masih SMA), StandUp Kaskus, Bimakus (Kaskuser yang sangat menyukai kendaraan bisa). Komunitas tersebut merupakan beberapa komunitas yang hadir dalam YOTKC.

Selain ajang untuk bersilaturahmi, dalam YOTKC Gathering juga terdapat talkshow interaktif yang diadakan. Hadir sebagai pembicara dalam YOTKC yaitu Valencia Mieke Randa Silly (Founder BloodLifeID), Andrew Darwis (Founder Kaskus) dan Billy Boen (Founder Young On Top).

Valencia M.R. Silly (Founder BloodLifeID) yang akrab disapa Mba Silly bercerita bahwa ia membentuk BloodLifeID berawal dari saat salah satu anggota keluarganya yang harus menjalani cuci darah dua hari sekali dan juga saat berada di rumah sakit ia melihat seseorang yang kesulitan mencari darah untuk salah satu anggota keluarganya sehingga menyebabkan anggota keluarganya meninggal. Di sinilah ia mulai tergugah untuk bisa membantu.

Tujuan dari dibentuknya BloodLifeID, adalah untuk meningkatkan awareness masyarakat tentang betapa pentingnya donor darah. Karena sekantung darah kita mampu menyelamatkan tiga nyawa. Mba Silly juga mengatakan, “Jangan hanya hidup untuk mencari uang, tetapi cari arti keberadaan kalian di dunia ini.”

Lain halnya dengan Andrew Darwis (Founder Kaskus), ia membentuk Kaskus berawal dari tugas kuliahnya saat masih berkuliah di Seattle, Amerika. Ia membuat Kaskus pada tahun 1999 dan terus berkembang dan tumbuh secara organik karena tidak menggunakan iklan. Ia menambahkan, bahwa Kaskus memiliki banyak kegiatan salah satunya adalah kegiatan sosial, seperti menolong korban bencana alam. Andrew menambahkan, “Tetaplah berkontribusi untuk dunia yang lebih baik.”

Billy Boen (Founder Young On Top) mempunyai cerita berbeda yang tidak kalah menariknya dibandingkan dua pembicara yang lain. Ia bercerita pada awalnya ia iseng menulis buku yang berjudul Young On Top New Edition, selama 2,5 tahun. Kemudian, ia mendapat surat elektronik dari seorang anak yang berasal dari Medan, yang bercerita bahwa ia menemukan harapan hidupnya kembali saat membaca buku tersebut. Saat itulah ia menemukan betapa hebatnya kekuatan inspirasi.

Billy Boen yang juga mendapatkan penghargaan dari Kaskus sebagai The Best Contributor selama dua tahun berturut turut, menjelaskan bahwa dasar ia menulis di Kaskus adalah untuk berbagi. Karena berbagi dengan orang lain tidak harus berupa materi, tetapi juga dapat berupa inspirasi. “Tetaplah terus menginspirasi dari hal terkecil yang bisa dilakukan.” Tegasnya.

Rohyati Ima, salah satu YOTCA yang juga PO YOTKC mengatakan, “Harapan Saya, kita sebagai Generasi muda harus pandai memanfaatkan dan  menggunakan media apa saja agar tetap bisa melakukan kegiatan sosial seperti tema yang diusung dalam kegiatan YOTKC Gathering tahun ini yaitu Social Act Through Community”.

 

Tulis Komentarmu