Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

Selamat Hari Batik YOTers! Kita bahas yuk tentang bagaimana sejarah dari Hari Batik. Sejarah tercetusnya Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober ini berlatar belakang diakuinya batik sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia oleh United Nations of Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di tanggal yang sama, 10 tahun lalu. Tidak hanya batik, beberapa warisan budaya Indonesia yang lain seperti wayang, keris, noken dan tari saman sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia oleh UNESCO pada saat itu.

Nah ngomongin soal hari Batik, YOTers mau ngasih pendapatnya nih tentang makna Batik dan juga Hari Batik itu sendiri. Yuk disimak!

 

“Hai gais, taukah kalian kalau tanggal 2 Oktober adalah Hari Batik Nasional? Berdasarkan Ketetapan Presiden Republik Indonesia Nomer 33 tahun 2009 dan Ketetapan UNESCO, disepakati bahwa tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Hal ini diinisiasi ketika Batik diakui pada sidang ke empat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Tak-benda yang diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi.

Batik diambil dari Bahasa Jawa, Ambhatik, yang terdiri dari kata Amba yang berarti lebar atau luas dan kata Bhatik yang berarti titik atau matik. Kesenian batik ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit, lho! Dahulu kesenian membatik hanya dilakukan di lingkungan Keraton, hingga pada akhirnya pekerja yang tinggal di luar Keraton membawa kesenian ini ke tempat asalnya dan dihasilkan di tempatnya masing-masing.

Saat ini terdapat banyak sekali motif batik yang menjadi ciri khas berbagai daerah di Indonesia dan setiap motif memiliki maknanya masing-masing, lho! Kalau kamu paling suka motif batik apa sih?” – Emma Oshaviani, Staff Program YOT Solo.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

‘Hari Batik Internasional boleh setahun sekali. Tapi untuk pakai batik boleh kapan aja ya kan. Apalagi kita kaum millenial harus tetep melestarikan salah satu budaya kita yakni batik dan juga sekarang batik tidak melulu untuk orang tua atau acara formal aja kok. Buat casual atau santai oke juga tapi tergantung corak batiknya juga sih hehe. Jangan sampe kalah sama trend luar negeri Yuk pakai batik kapan aja!” – Azis Arouf, YOT Solo.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Batik adalah pakaian khas Indonesia yang memiliki corak yang menarik. Batik adalah warisan budaya yang harus selalu dijaga kerena batik memiliki corak yang mencirikan setiap etnik, budaya, agama dan adat istiadat. Semua batik memilik corak yang berbeda sesuai dengan daerah pembuatnya masing-masing. Kain batik juga kerap kali digunakan masyarakat untuk sebuah event-event penting baik formal maupun non formal. Makna dari peringatan Hari Batik Internasional itu sendiri adalah sebuah kegiatan besar yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mengingatkan masyarakat serta mempertahankan budaya sekaligus harta di negeri tercinta yakni Indonesia agar semua generasi penerus bangsa bisa merasakan, menikmati serta melestarikan budaya yang ada.” – Bagas Setiawan, YOT Bengkulu.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Halloo YOTers.. Selamat Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2019! Hal pertama yang ada di pikiran saya saat mendengar kata batik adalah ‘Indonesia’. Kenapa? Karena menurut saya, batik adalah ciri khas Indonesia. Setiap kali saya memakai batik, pasti ada rasa bangga tersendiri untuk memakainya. Karena hanya Indonesia yang mempunyai ciri khas tersebut.

Lalu satu hal yang ada di pikiran saya saat mendengar kata batik adalah kainnya yang beraneka ragam motifnya membuat saya ingin memilikinya, wehehe. Tapi meskipun beraneka ragam motifnya, tetap satu nama yaitu batik. Begitupun juga kita, meskipun beraneka ragam budaya, suku dan agama, tapi kita tetap satu, kita ‘Indonesia’ dan kita ‘Young On Top‘. Thank you and See You On Top!” – Deden, YOT Jember.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Batik merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia. Batik sendiri memiliki berbagai macam jenis dan bentuk sesuai dengan ciri khas masing-masing daerah. Motif batik yang digemari oleh masyarakat Indonesia saat ini tidak hanya motIf batik daerah namun juga motif-motif baru hasil kreativitas para pengrajin batik. Di Solo sendiri terdapat berbagai pusat pengrajin batik, mulai dari daerah Kauman hingga Laweyan. Terdapat berbagai macam teknik yang digunakan dalam pembuatan batik itu sendiri, mulai dari batik cap, batik sablon, hingga batik tulis dengan tingkat kerumitan masing-masing dan menghasilkan kain batik dengan nilai budaya yang tak ternilai.

Penggunaan kain batik sebagai pakaian masyarakat Indonesia merupakan salah satu upaya untuk melestarikan batik sebagai warisan bangsa. Tepat hari ini, kita masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Mari lestarikan budaya bangsa, karena kita pemuda calon pemimpin bangsa. Saya Femilia, bangga menggunakan batik! Selamat Hari Batik Nasional!” – Femilia, YOT Solo.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Kebudayaan bangsa adalah aset tak ternilai yang menjadi barang mahal milik bangsa. Indonesia adalah negeri majemuk dengan banyak keragaman yang tentu saja akan melahirkan berbagai perbedaan dalam nuansa toleransi. Perbedaan yang ada membuat tiap pribadi bangsa memiliki keunikan masing- masing yang terkumpul menjadi identitas Bangsa Indonesia. UNESCO atau Badan Kebudayaan PBB menetapkan Batik Indonesia sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Ingatangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober sepuluh tahun yang lalu. Penetapan tersebut menjadikan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional yang diselenggarakan masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Batik menjadi bagian penting yang melekat dalam keseharian Bangsa Indonesia. Teknik, simbolisme, dan budaya yang melingkupi kain sutra atau katun, meresap dalam kehidupan orang Indonesia, dari awal hingga akhir. Keinginan generasi muda untuk memakai kain batik dalam kegiatannya baik pada acara formal atau nonformal secara tak sadar membangkitkan kecintaan orang – orang sekitar. Hari Batik Nasional menjadi sebuah momentum pelestarian dan pengenalan batik kepada dunia internasional, sekaligus untuk memperdalam kecintaan masyarakat terhadap budaya atau identitas bangsa yang kian lama makin  mundur. Identitas bangsa yang beragam mengilhami para penggiat seni batik untuk memasukkan unsur- unsur tersebut dalam suatu motif dan warna yang didesain diatas kain penuh makna. Mengutip pernyataan Iwet Ramadhan, bahwa nilai filosofis yang dibawa oleh desain batik memperlihatkan jiwa tekun, sabar, teliti yang menjadi sifat dasar manusia harus mampu meresap dalam tiap-tiap pribadi. Setiap kain punya cerita, setiap motif ada maknanya dan setiap warna adalah sebuah lambang. HIDUP BATIK INDONESIA, HIDUP BUDAYA NUSANTARA.” – Izzatun Nisa, YOT Purwokerto.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Batik merupakan salah satu warisan tradisional budaya yang dimiliki oleh Indonesia, sebagai negara yang kaya dengan keberagaman (pluralisme) atas budaya, bahasa, suku, ras dan agama menjadikan Indonesia kaya akan ciri khas lokal salah satunya adalah BATIK. Sebagai bagian dari bangsa Indonesia  menjadi suatu tanggung jawab bersama dalam melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya yang kita miliki bukan hanya sebagai kesenian melainkan juga dapat bersaing menjadi produk fashion yang berkualitas dan bernilai jual. Selain itu, dengan perkembangan teknologi sekarang ini tidak membuat kreativitas dan ciri khas Batik Indonesia luntur, karena Indonesia memiliki 34 provinsi yang mempunyai ciri khas berbeda dalam seni batik seperti: Motif Pintu Aceh (Aceh), Motif Toba (Sumatera Utara), Motif Tanah Liek (Sumatera Barat), Batik Basurek (Bengkulu), Batik Tabir (Riau), Batik Gonggong (Kepulauan Riau), Batik Kapal Sanggat (Jambi), Motif Lassem (Sumatera Selatan), Motif Perahu (Lampung), Batik Betawi (DKI Jakarta), Motif Batik Indramayu (Jawa Barat), Batik Rembang (Jawa Tengah), Motif Keraton (D.I Yogyakarta), Batik Tuban (Jawa Timur), Batik Sasirangan (Kalimantan Selatan), Batik Lulantatibu (Kalimantan Utara), Motif Burung Enggang (Kalimantan Timur), Motif Awan Berarrak (Kalimantan Barat), Motif Benang Bintik (Kalimantan Tengah), Batik Bali (Bali), Batik Sasambo (NTB), Motif Batik Hewan (NTT), Batik Toraja (Sulawesi Utara), Motif Batik Lingkaran (Sulawesi Tengah), Motif Parre Allo (Sulawesi Selatan), Batik Tenun Tolaki (Sulawesi Tenggara), Batik Lipaq Sqbe (Sulawesi Barat), Motif Etnik Maluku (Maluku), Batik Tubo (Maluku Utara), Motif Batik Asmat (Papua), Batik Cual (Bangka Belitung), Batik Gorontalo (Gorontalo), Batik Kamoro (Papua Barat), Motif Datulaya (Banten). Bangga menjadi Indonesia, Bangga Melestarikan Budaya Indonesia, Bangga Menggunakan Batik Indonesia.” – Syukron Mahal Farawansa, YOT Bengkulu.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Batik adalah ekspresi budaya yang memiliki makna simbolis yang unik dan nilai estetika yang tinggi bagi masyarakat Indonesia. Keunikan yang indah itu merupakan salah satu pembentuk karakter bangsa Indonesia yang membedakan kita dengan bangsa lain sehingga dapat menjadi identitas dan jati diri bangsa. Batik juga memegang peran yang penting dalam perekonomian Indonesia sebagai salah satu penopang kekuatan ekonomi rakyat. Industri batik telah menyerap tenaga kerja yang sangat besar, dari proses pembuatannya hingga pemasarannya. Bahkan di era globalisasi sekarang ini, di dalam negeri batik memiliki pangsa pasar yang besar. Kreativitas pembatik dalam menciptakan pola, desain dan fungsi batik telah mampu bersaing dalam pasar nasional maupun global.

Mari jadikan batik sebagai primadona di Tanah Air kita! Warisan budaya dunia milik Indonesia! Selamat Hari Batik Nasional.” – Ardziani Hayyu Abdilla, YOT Pontianak.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Berbagai macam budaya yang kita miliki, berbagai macam hal yang kita miliki. Sebagaimana hal nya batik, yang dapat mendefinisikan bahwa sebuah seni batik selalu memiliki keindahan dalam merangkai sebuah karya indah dan menjadikan batik sebagai warisan budaya yang sangat dihormati. Sebagai simbol dalam ketekunan yang mampu menghasilkan keistimewaan dan juga sebagai lambang kesabaran dalam menciptakan ciptaan indah yaitu batik. Selamat Hari Batik Internasional. Semoga dalam Hari Batik Internasional kita selalu menjaga satu kesatuan dan juga saling dukung-mendukung yang akan membuat kita akan semakin berjaya dan kokoh.” – M. Rizky Ridho, YOT Purwokerto.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Amba Titik atau biasa terdengar di telinga kita sebagai ‘Batik’, merupakan sebuah bukti keelokan warisan budaya Indonesia kepada dunia. Beragam motif khas masing-masing daerah yang ada di Nusantara menjadikan batik sebagai sebuah refleksi akan keberagaman budaya di Indonesia. Menurut saya, batik merupakan identitas bangsa kita. Menjadikan sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya serta masyarakat Indonesia memiliki seni batik yang kian mendunia dan diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dari negara kita tercinta. Karena sudah 1 dekade lamanya sejak 2 Oktober 2009, UNESCO mengakui batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Sungguh merupakan sebuah kebanggaan yang tak ternilai harganya bagi kita sebagai masyarakat Indonesia. Mari kita sebagai generasi millenial Indonesia ikut turut serta menjaga dan mewarisi batik sebagai budaya Indonesia dengan cara bangga menggunakan serta memperkenalkan batik ke mata mancanegara. Selamat Hari Batik Nasional 2019. Saya bangga batik mendunia. Mahakarya Nusantara, kepada dunia!!!” – Ramadhani Eko Santoso, YOT Purwokerto.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Sejak batik ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO, masyarakat Indonesia selalu memperingatinya sebagai Hari Batik Nasional. Setiap tanggal ini berbagai kalangan masyarakat dengan bangga mengenakan batik sesuai dengan gaya berpakaian mereka.  Tentunya, kebanggaan ini seharusnya juga memberikan dampak positif terutama kepada seluruh pengrajin batik di Indonesia dan juga membuka ide peluang usaha untuk temen-temen millennials dalam mengelola batik menjadi sesuatu yang kreatif dan unik, yang bisa tampil menjadi busana ready to wear, stylish, fashionable, yang pastinya cocok dikenakan dari berbagai kalangan dan segala usia.” – Bunga Asih Pratiwi, YOT Solo.

Anak Muda Pake Batik Itu Keren!

 

“Halo, aku Felia seorang mahasiswi di kota Solo. Dulu aku memandang seseorang yang pakai batik itu jadul dan gak fashionable banget, tapi setelah aku tinggal di kota Solo yang merupakan kota kebudayaan dan banyak sekali pengrajin batik di kota ini akhirnya membuka pikiranku bahwa batik adalah warisan asli Indonesia yang harus selalu dilestarikan oleh seluruh elemen masyarakat terutama generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa. Hari ini, 2 Oktober diperingati sebagai hari batik Nasional. Dan hari ini, aku pakai batik loh di kampus! Tetep stylish dan fashionable! Yuk lestarikan warisan asli Indonesia.” – Felia, YOT Solo.

Halo, aku Felia seorang mahasiswi di kota Solo. Dulu aku memandang seseorang yang pakai batik itu jadul dan gak fashionable banget, tapi setelah aku tinggal di kota Solo yang merupakan kota kebudayaan dan banyak sekali pengrajin batik di kota ini akhirnya membuka fikiranku bahwa batik adalah warisan asli Indonesia yang harus selalu dilestarikan oleh seluruh elemen masyarakat terutama generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa. Hari ini, 2 Oktober diperingati sebagai hari batik Nasional. Dan hari ini, aku pakai batik loh dikampus! Tetep stylish dan fashionable! Yuk lestarikan warisan asli Indonesia

 

Nah itu dia makna Hari Batik menurut YOTers. Sebagai anak muda Indonesia tentunya kita harus ikut melestarikan kebudayaan negara kita dong pastinya. Kalo kamu, apa makna Hari Batik buat kamu?

1+

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *