Becak dan Doa Sang Ayah Mengantar Raeni

Becak dan Doa Sang Ayah Mengantar Raeni

Semangat belajar tanpa batasan sosial tergambar dari sosok Raeni pada tahun 2014 lalu. Berbekal doa dari orang tua yang hanya tukang becak, Raeni mampu lulus cum laude dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Raeni yang waktu itu masih berusia 21 tahun datang ke wisuda di kampus Unnes dengan diantar becak oleh ayahnya Mugiyono. Sang ayah sengaja mengayuh becak dari Kendal ke Semarang untuk merasakan bahagia anaknya. Sang ayah berhenti bekerja dari perusahaan kayu demi mengambil uang pesangon untuk membiayai Raeni. Selepas itu dia menjadi tukang becak dan penjaga malam di sekolah.

Momen spesial Raeni adalah kala diwisuda pada Selasa (10/6/2014) sang ayah yang bernama Mugiyono datang dari Kendal ke Semarang dengan mengayuh becak. Sang ayah mengantarkan Raeni dengan becak dari tempat kosnya ke kampus Unnes. Mugiyono sehari-hari memang pengayuh becak dengan penghasilan Rp 10-50 ribu/hari dan kala malam menjadi penjaga sekolah dengan gaji Rp 450 ribu/bulan.

"Dulu pas beli laptop ngutang, karena bapak enggak punya uang," terang Raeni saat berbincang dengan detikcom, Kamis (12/6/2014).

Dia kemudian bercerita bahwa ayahnya sempat bekerja di perusahaan kayu dan kini telah pensiun. Uang pensiun itu yang digunakan untuk membayar utang laptop. Raeni berkuliah dengan biaya beasiswa dari Beasiswa Bidik Misi Kemdikbud.

"Uang pensiun bapak buat bayar lunasin utang laptop," imbuhnya.

Sejak berhenti bekerja pada 2010, sang ayah pun menjadi pengayuh becak di Kendal. Raeni membalas kepercayaan ayahnya itu dengan rajin belajar dan prestasi.

"Saya juga jadi asisten lab dan ikut berbagai lomba, buat nambah uang saku," jelas Raeni yang tak ingin membebani orangtuanya.

Raeni juga kerap mengisi waktu dengan mengajari anak-anak mengaji di mushola dekat rumahnya. Dia menularkan ilmu yang dimilikinya ke anak-anak di sekitar rumah.

"Kalau pulang ke Kendal saya juga mengajar di TPQ di mushala depan rumah," tutur Raeni yang kini tengah berada di Jakarta karena diundang sebuah stasiun TV.

Raeni bersyukur bisa membanggakan orangtuanya dengan prestasi. Dia memiliki mimpi melanjutkan jenjang S2 ke Inggris. Semoga saja Raeni bisa mewujudkan cita-citanya menjadi seorang pengajar.

Sepertinya mimpi Raeni terwujud. Lewat akun twitter @SBYudhoyono Presiden keenam RI SBY memberi pernyataan akan memberi beasiswa bagi Raeni untuk mewujudkan cita-citanya.

"Presiden SBY: Memenuhi rencana Raeni, pemerintah akan berikan kesempatan pendidikan S2 di luar negeri melalui Program Beasiswa Presiden," tulis akun @SBYudhoyono, Jumat (13/6/2014).

Raeni  juga bertemu dengan Presiden SBY dan Ibu Ani di Halim Perdanakusumah. Raeni dan ayahnya Mugiyono diberi ucapan selamat Presiden dan ibu negara atas prestasinya.

Sumber: http://news.detik.com/berita/2944861/becak-sang-ayah-mengantarkan-raeni-meraih-beasiswa-era-sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *