Rapat Wali Kota dan Kepala Dinas Kini Cukup via What’sApp

Rapat Wali Kota dan Kepala Dinas Kini Cukup via What’sApp

Dipimpin Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, jajaran PNS Pemkot Bandung kini wajib memiliki aplikasi pesan WhatsApp. Bukan hanya sekadar untuk mengirim dan menerima pesan, aplikasi tersebut kini dimanfaatkan untuk rapat dan koordinasi cepat.

Ditemui dalam satu kesempatan pekan lalu, Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto menunjukkan kepada detikcom bagaimana aplikasi pesan tersebut kini memudahkan dan mengefisiensikan waktu kerja mereka. Ada lebih dari tiga grup WhatsApp yang dimiliki Yossi. Antara lain forum pimpinan yang di dalamnya terdapat wali kota, kepala dinas dan ajudan. Lalu ada forum Bandung Juara yang di dalamnya berisi camat dan lurah.

Dalam grup Forum Pimpinan, Ridwan Kamil selaku Wali Kota Bandung, bisa memantau seluruh aktivitas yang dilakukan oleh para jajaran kepala dinas. Bahkan koordinasi atau rapat kecil kerap dilakukan melalui aplikasi pesan lintas platform tersebut.

"Lihat nih, di forum pimpinan para kepala SKPD saling bertukar informasi dan koordinasi. Seluruh kegiatan yang dilakukan pimpinan SKPD bisa kami kontrol. Misalnya ada kepala dinas yang meminta izin untuk menghadiri suatu kegiatan, bisa terlihat di sini," ujar Yossi sambil menunjukkan isi ponselnya kepada detikcom.

Menurut Yossi, grup yang paling heboh dan aktif berkomunikasi yakni forum camat dan lurah. Dalam grup tersebut ramai mengirimkan informasi dan foto-foto kegiatan di masing-masing wilayah.

"Kalau musim tertentu banyak kegiatan yang diinformasikan, termasuk kegiatan-kegiatan kecil juga mereka pada kirim tuh foto-fotonya," ungkap Yossi.

Selain untuk memperlancar komunikasi, Yossi menilai grup WhatsApp ini juga bisa dimanfaatkan sebagai transparansi, akuntabilitas dan memudahkan koordinasi. Karena semua yang terjadi di Kota Bandung bisa dibagikan dalam aplikasi tersebut.

"Kalau ada apa-apa di lapangan, koordinasikan saja dalam grup itu. Ada fotonya, ada keterangannya, semuanya bisa tahu. Saya, Pak Wali, Pak Oded juga tahu," terangnya.

Komunikasi dengan memanfaatkan teknologi aplikasi pesan ini juga memangkas waktu kerja mereka. Misalnya saja Yossi mencontohkan, untuk urusan tertentu, para kepala dinas tidak perlu menghadap ke kantornya. Melainkan bisa melalui aplikasi tersebut.

"Penggunaan WhatsApp itu sangat efisien dalam hal waktu. Itu manfaatnya. Jadi bagaimana mendorong percepatan sebuah perubahan dengan menggunakan teknologi," ungkapnya.

Hanya saja, dengan memaksimalkan teknologi smartphone, kini baterai ponselnya harus selalu penuh dan aktif. Karena jika tidak, maka akan sangat ketinggalan informasi.

"Ya memang jadi nyedot baterai dan memori HP juga. Karena selalu online dan banyak sekali foto yang masuk. Tapi itu tidak masalah lah," tandasnya. 

Sumber: http://news.detik.com/berita/2954763/hari-gini-rapat-wali-kota-dan-kepala-dinas-cukup-via-wa

Tulis Komentarmu