Rendah Hati Itu Susah Makanya Sedikit yang Bisa

Rendah Hati itu susah makanya sedikit yang bisa - alexander zulkarnain - young on top

Sering kan denger kata be humble, rendah hati dong atau orang yang ingin dibilang rendah hati tapi sering ingin dipuji. Tapi kenapa jarang kita temui ya di kehidupan nyata? Ya karena memang susah untuk rendah hati, gampang sekali nulis tips rendah hati atau bicara rendah hati harus bla bla bla.

Rendah hati menurut penulis itu harus dicermati dari kata hati nya, apakah benar hati kita ingin merendah bukan meninggi. Jangan-jangan kita malah belaga humble brag dan ini umum banget sekarang. Hati itu tulus dan bersih yang bikin hati kita melenceng itu keinginan dan tuntutan entah itu eksternal atau internal. Kerendahan hati harus didasari oleh kebahagiaan dan ketenangan batin bukan karena ingin dipuji bahkan ditiru.

Rendah hati bahkan dimasukkan sebagai salah satu elemen personal branding, penulis sebagai praktisi branding menyayangkan hal ini karena rendah hati bukanlah output sementara yang perlu ditunjukkan karena ada kepentingan tertentu tetapi proses jatidiri kita dalam menghadapi sesuatu. Rendah hati lebih dirasakan bukan ditunjukkan apalagi dikatakan. Tulisan ini bukan memberikan tips untuk cara membuat kita menjadi rendah hati. Hanya sekedar mengingatkan seyogyanya rendah hati itu membuat diri kita semakin tenang dan damai bukanlah semakin ingin memburu kalimat “gokil humble banget ya tuh orang” karena itu cuma bonus yang jadi esensi adalah perbuatan yang sunyi namun damai di hati.