Tips Mengatur Keuangan ala Raditya Dika

YOTers tau gak sih dengan Raditya Dika? Apa yang terlintas di benak YOTers saat dengar nama Raditya Dika? Pasti komedinya ya YOTers? Untuk lebih tau lagi tentang Raditya Dika, baca penjelasan berikut ini.

Raditya dika, merupakan seorang komedian, aktor, penulis, content creator dan juga sutradara, awal karirnya dimulai di dunia blogging. Setelah itu perjalanan karir raditya dika berlanjut hingga akhirnya dikenal menjadi salah satu penulis dan content creator yang memiliki banyak sumber penghasilan dari profesi yang dijalaninya.

Dari channel YouTube yang dimilikinya Raditya Dika seringkali membagikan bagaimana caranya membuat financial planning yang diterapkannya, sehingga dapat memiliki persiapan untuk pensiun di usia 40 tahun bahkan sudah memiliki tabungan untuk sekolah anaknya disaat belum menikah. hal tersebut juga adalah alasan bagi Raditya Dika untuk memanfaatkan sebaik mungkin penghasilan yang ia terima.

Pasti banyak yang berpikir “ya beda dong, kan penghasilan Raditya Dika lebih dari penghasilan kita“ ya memang pasti beda, namun hal tersebut ada dalam mindset dan konsepnya dapat di aplikasikan ke financial planning yang kita miliki. Jadi bagaimanakah cara Raditya Dika mengelola keuangannya ? coba simak beberapa tips berikut ini ya!

1. Mindset “Uang Adalah Untuk Membeli Waktu”
“Kalau buat gue uang itu adalah untuk membeli waktu, Jadi gimana caranya uang itu bisa gua pakai untuk membeli waktu misalnya Contohnya kayak gua nggak usah masak selama dua jam gue tinggal gofood tapi bayar berarti gue membeli dua jam hidup gue, itu juga gue pakai main sama anak, ngobrol sama istri. jadi uang buat gue itu untuk membeli waktu”.
Konsep ini yang ditanamkan Raditya Dika agar lebih bijak dalam penggunaan uang.

2. Rencanakan Pengeluaran                        Dalam financial planing yang utama adalah menentukan tujuan dari keuangan yang diatur. Dalam hal ini Raditya Dika memberikan contoh berupa, pembeliaan rumah dalam 2 tahun lagi atau persiapan dana pensiun di usia 40 tahun.
Dari perencanaan tujuan tersebut akan berpengaruh ke instrument investasi yang cocok dan pengelolaan keuangan yang cocok diterapkan sesuai dengan tujuan tersebut.

3. Catat Setiap Pengeluaran                  Perencaan tidak akan ada artinya tanpa pengelolaan yang baik, dalam hal ini setiap orang tanpa disadari akan mengalami pendapatan yang meningkat, namun pengeluarannya juga meningkat dan tidak ada peningkatan dalam financial hal tersebut. Menurut Raditya Dika itu disebabkan karena pengeluaran yang tidak terkontrol dengan baik, menurutnya setiap pengeluaran sekecil apapun harus dicatat dan dari catatan tersebut dapat di evaluasi pengeluaran mana yang terlalu boros  dan harus dikurangi.

4. Investasi dan Nabung                            Investasi disini harus disesuaikan dengan instrument yang cocok dengan tujuan keuangan yang telah direncanakan, selain itu menurutnya wajib untuk memahami setiap instrument investasi agar tidak salah dalam memilih alat investasi.

5. Jangan Terjebak dengan Self Serving Bias  YOTers pasti sering denger atau bahkan tanpa sadar sering mengikuti kebiasaan self serving bias yang seringkali dijadikan untuk menyalahkan orang lain saat gagal dan terlalu overproud dengan kesuksesan yang berhasil diraih.

“Self-serving bias adalah terlalu menyalahkan orang lain saat gagal dan terlalu menyanjung diri sendiri saat berhasil. Ini berbahaya. Hal ini membuat kita tidak berkembang dan tidak pernah tau kekurangan diri kita. Belajar dari kesalahan, bukan diam di tempat,” sambungnya.

Nah itu adalah sedikit tips dari Raditya Dika untuk mengelola keuangan yang dapat diterapkan di financial planning milik kita. Untuk lebih lengkapnya bisa main ke kanal YouTube milik Raditya Dika ya YOTers!

See You On The Next Artikel YOTers!

Penulis : Moh Hisyam Ali Yafie

Referensi :
oogha.com_wallpaper.jpg – Google Drive diakses pada tanggal 28 Maret 2022, pukul 21:39 WIB.