Kebutuhan vs Keinginan

Di zaman yang serba instan dan digital ini pasti kita merasa dimanjakan dengan semua akses yang memudahkan kita untuk mendapatkan semua hal yang kita inginkan. Mau transaksi? Semua sudah cashless. Mau belanja? e-commerce banyak dan semua serba ada. Mau beli makan? Tinggal pesan ojek online. Kesulitannya kini ada pada bagaimana kita mengatur diri kita untuk membatasi diri dan pintar-pintar mengklasifikasi mana yang kebutuhan dan mana yang hanya sebatas keinginan.

Sebelum kita beranjak bagaimana kita dapat mengelola kebutuhan dan keinginan, mari kita ketahui perbedaan masing-masing melalui definisi kata tersebut.

Kebutuhan adalah segala sesuatu yang dimana memiliki sebuah keharusan pada setiap tindakan manusia.

Sedangkan keinginan adalah segala sesuatu yang dimana dibutuhkan oleh manusia dan tidak ada keharusan yang pasti dalam tindakan untuk memilikinya.

Hal tersebut dikarenakan kebutuhan adalah sebuah kondisi yang dimana akan bersifat mendesak, dan apabila kita lebih mendahulukan keinginan daripada kebutuhan, maka akan membahayakan bagi orang tersebut. Oleh karena itu lah pentingnya memilah dan memilih antara kebutuhan dan juga keinginan.

1.Pengendalian Diri

Pengendalian diri dapat kamu lakukan seperti berpegang teguh pada diri kamu sendiri bahwa hanya kita yang dapat mengelola kebutuhan dan keinginan diri kita sendiri. Maka jika kamu dikendalikan oleh kebutuhan dan keinginan maka kamu akan nantinya akan sulit mengontrol pengeluaran dan akan terjebak pada perilaku konsumtif. Dimana perilaku konsumtif ini membuat kamu akan lebih sering mengeluarkan uang untuk hal yang sebenarnya tidak begitu diperlukan.

2.Membuat Daftar Kebutuhan & Keinginan

Buatlah sebuah list yang memisahkan kira-kira hal yang kamu dambakan tersebut masuk kedalam daftar kebutuhan atau keinginan sih? Caranya adalah dengan melihat skala prioritas, fungsi dan biaya. Tetapi yang perlu diingat bahwa dalam membuat daftar kebutuhan adalah dengan memprioritaskan yang benar-benar dibutuhkan seperti makanan, transportasi, air, keperluan untuk menunjang kesehatan, dan sebagainya. Selanjutnya hal yang lainnya dapat kamu kategorikan kedalam daftar keinginan terlebih dahulu.

3.Rasional > Gengsi

Kalau ini sih hal yang paling terpenting, dimana kita harus memikirkan pikiran rasional daripada bergantung pada gengsi. Klasifikasikan kembali apakah hal yang didambakan memang benar-benar harus kita miliki saat itu juga dan akan menimbulkan kerugian jika tidak kita miliki sekarang? Jangan sampai kamu hanya mengikuti ego dan gengsi mu semata ya!

4.Kendalikan Emosi, Tau Mana yang Tidak Perlu

Kadang kita selaku dikalahkan oleh rasa keinginan yang sangat besar sehingga membuat emosi seseorang tidak terkontrol dan tidak berfikir panjang terhadap dampak yang diakibatkan. Begitu juga saat berbelanja, sering kali tidak memikirkan dampak yang akan terjadi. Oleh karena itu sebelum membeli sesuatu sebaiknya menetralkan emosi terlebih dahulu dan pertimbangkan apa yang akan terjadi untuk selanjutnya. Selain itu, sebaiknya menghindari hal yang tidak perlu dilakukan menjadi bagian yang penting dalam mengelola kebutuhan dan keinginan. Lebih baik mengutamakan yang benar-benar perlu daripada yang tidak perlu. Sehingga hal itu pun dapat mengamankan kondisi keuangan kamu YOTers!

Nah itu dia 4 cara mengelola kebutuhan dan keinginan agar kita dapat mengendalikan diri. Semoga cara diatas dapat membantu kamu ya YOTers!