Learn from mistakes & Find your purpose in life

Learn from mistakes & Find your purpose in life

Penulis menceritakan tentang sosok Muhammad Nur Awaludin alias Mumu dulunya adalah seorang pecandu berat game, pornografi, bahkan dia pernah putus sekolah selama 2 tahun gara-gara game online. Dia mulai asyik bermain game sejak kelas 4 SD sama seperti teman sebayanya kala itu namun yang membedakan dia dengan teman sebayanya yaitu “berlebihan”  kita tahu segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Mengonsumsi minuman dan makanan berkadar gula tinggi misalnya, bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Demikian halnya dengan game.

Justru dari fakta itulah yang menjadikan dia menjadi sosok yang sempurna.

Dia sangat sekali terobsesi pada karakter game online yang sering dia mainkan sampai-sampai dia membayangkan hal yang diluar nalar. Suatu ketika saat dia menyeberang jalan lalu ada truk yang melintasinya “Saya biasa saja, bukannya buru-buru jalan. Karena saya mikirnya kalau ditabrak truk bisa hidup lagi, sampai seperti itu. Di gim kalau mati kan bisa hidup lagi karena nyawanya ada 3,” tuturnya. Begitulah sangat mengerikan sekali bila sesuatu yang kita lakukan dengan porsi yang berlebihan, Selain itu banyak hal buruk yang terjadi ketika dia asyik berkutat di dunia game. Dia mulai berani berbohong, mencuri, berjudi, dan sering bolos sekolah demi bisa bemain game dan rental playstation. Dia bahkan tidak hanya mencuri di rumahnya saja, tapi juga di sekolah dan angkot. Ada pepatah yang sering kita dengar “yang kau tanam, itulah yang kau tuai”.

Itulah yang terjadi pada sosok Mumu, dia sangat asik sekali berkutat di dunia game hingga jarang sekali mengobrol dengan orang tua hingga puluhan tahun sampai hukum alam berlaku “Saya jarang ngobrol dengan orangtua sampai 20 tahun lebih, meluk juga jarang. Lalu Tuhan sadari saya ketika orangtua meninggal, saat saya sedang senang-senangnya main gim,” ungkapnya. Selain ditinggal kedua orangtua, hal berat lain yang dialami Mumu adalah kecelakaan. Motornya rusak, tangannya patah. Mumu sadar kalau kecanduan gim yang dialami merusak hidupnya. Dari kejadian hal yang terus menimpa hidupnya kemudian dia belajar dari kesalahan masa lalu yang kelam dalam hidupnya. Semasa kuliah, dia bersama beberapa temannya membuat Kakatu, aplikasi parental control untuk memantau aktivitas anak saat menggunakan gadget dan sekarang dia menjadi co-founder aplikasi kakatu dan hingga saat ini dia bersama timnya kakatu aktif mengkampanyekan penggunaan internet yang aman dan bertanggung jawab. Itulah sekilas kisah Mumu yang belajar dari kesalahan masa lalu kemudian dia berkaca pada masa lalu agar orang lain tidak ingin merasakan apa yang dia rasakan dulu hingga dia menjadi co-founder kakatu.

Ada cerita lain dari teman penulis yang seorang pecandu pornografi yang tidak bisa penulis sebutkan namanya, kita sebut saja nama samarannya adalah Mr.J. Keseharian dia setiap hari berkutat didepan laptop yang menuntun pekerjaannya didepan laptop. Namun hal yang tidak diduga pun terjadi, pada awalnya dia sedang jenuh dengan tuntutan pekerjaan yang membosankan kemudian secara tidak sengaja ada sebuah iklan berbau konten porno pada sebuah website dengan rasa penasaran dia mengklik iklan tersebut. Namun apa yang terjadi? dia merasakan hal yang menyenangkan dan perasaan senang yang tidak dia dapatkan sebelumnya. Hari demi hari, pagi, siang, dan malam dia berkutat dengan pornografi hingga dia menjadi pecandu berat hingga 7 tahun. Hingga sampai saat ini dia merasakan sekali efek yang terjadi yaitu dia menjadi seorang social anxiety biasa kita sebut dengan fobia sosial, juga kadang berpikir lambat dan banyak hal buruk terjadi karena ada sebuah penelitian pornografi lebih bahaya daripada narkotika atau zat napza. Hingga suatu ketika dia menyadari akan efek buruk yang ditimbulkan dari kebiasaan yang dia lakukan. Dengan sungguh-sungguh dia telah membulatkan tekad dan hasrat untuk berhenti menonton pornografi. Hari demi hari dia lalui dengan perjuangan berat dan juga seringkali jatuh kembali ke dunia tersebut tapi dengan tekad yang bulat hal tersebut tidak menyurutkan dia untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

Untuk memperjelas tentang hasrat dan tekad penulias akan membawakan analogi cerita sebagai berikut : Penulis pernah menonton film 300 atau 300 : Rise of Empire. Film itu menceritakan tentang peperangan 300 pasukan Yunani melawan lebih dari 10.000 Pasukan dari negara Persia. Dalam cerita itu, 300 pasukan Yunani berlayar ke negara Persia menggunakan Sebuah kapal. Sesampai di negara Persia, sang kapten langsung membakar kapal yang mengangkut mereka dari Yunani ke Negera Persia. Sang kapten mengetahui bahwa dengan jumlah pasukan hanya sebanyak 300 melawan 10.000 pasukan Persia tentu akan membuat pasukannya berpikir “kita tidak mungkin bisa menang bertarung melawan mereka”. Dan tentu saja pasukan dari yunani itu pasti lebih memilih mundur dan pulang kembali menggunakan kapal. Karena sang kapten mengetahui itu, ia membakar kapal tersebut. Ia berkata kepada pasukannya “Saya membakar kapal dan sekarang tidak ada lagi tempat kita pulang, tempat yang aman bagi kita. Satu – satunya tempat yang aman bagi kita adalah ketika kita memenangkan pertarungan ini, dan menjadikan tanah ini menjadi milik kita. “Bertarung? atau Habis ?” Dan saat itu juga pasukan Yunani dengan Penuh Hasrat, Semangat, dan Gairah bertarung mati – matian untuk memenangkan peperangan karena memang tidak ada jalan pulang atau jalan lain selain bertarung dan menang. Dari analogi tersebut bisa kita kaitkan dengan kasus teman penulis yang terjebak dalam jeratan pornografi. Ketika kita ingin berhenti dari pornografi, apakah kita memiliki hasrat STOP atau MATI. Atau hanya ingin berhenti karena saat itu sedang menyesal dan sadar akan dosa?.  Jika kita memiliki hasrat tersebut maka kita akan membakar atau merusak semua jalan yang menuntun kembali kepada rutinitas pornografi. Kita akan menghapus semua koleksi video porno, dan juga akan meng-unfollow semua cewek yang menampakan ke-vulgaran di akun sosmed kita. Dan kita akan mulai dengan hasrat untuk membuat jalan melangkah dari kebiasaan buruk tersebut ke jalan yang menuntun kearah yang lebih baik dengan perjuangan yang tidak mudah kita lewati.

Dari semua kisah tersebut hikmah yang bisa penulis petik dalam judul learn from mistakes & Find your purpose in life : “Tujuan hidup bukan hanya sekedar menjadi kaya, sukses dan mempunyai pasangan tapi tujuan hidup ialah belajar dari kesalahan masa lalu untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, negara dan agama.”

~Ilham Adha Sulaeman