Tambah Satu Kurang Satu

Halo YOTers!!! Gimana kabarnya? Pastinya selalu dalam keadaan sehat ya. Aamiin….

Tapi pernah gak sih ditengah kesibukan, kalian merasa hidupku gini-gini aja dan gak ada perubahan. Bisa jadi, itu namanya kalian kurang bisa memaknai apa artinya hidup. Menurut Victor E Frankl dalam dalam buku Naisaban makna hidup adalah arti dari hidup bagi seorang manusia. Makna hidup yang dimaksud adalah arti hidup yang bukan untuk dipertanyakan akan tetapi untuk direspon karena kita semua bertanggung jawab untuk suatu hidup. Respon ini pun bukan dalam bentuk kata-kata melainkan dalam bentuk tindakan. Lalu tindakan yang seperti apa nih YOTers? 

Yang pasti usaha-usaha yang kalian lakukan hingga saat ini dong. Tapi ada juga lho, menurut Schultz makna hidup adalah memberi suatu maksud bagi keberadaan seseorang dan memberi seseorang kepada suatu tujuan untuk menjadi manusia seutuhnya. Menurutnya keberadaan seseorang (manusia) adalah bagaimana cara dalam menerima nasib dan keberaniannya dalam menahan penderitaan. Itulah kenapa hidup itu ibarat tambah satu kurang satu. Misalnya nih, ada yang hidupnya berkecukupan tapi disisi lain sakit-sakitan. Ada yang biasa-biasa aja tapi bahagia, ada yang sudah usaha tapi masih gitu-gitu aja, dan ada yang masih banyak lainnya. Tapi kalau ditanya ada kok, yang hidupnya bisa tambah satu tanpa harus dikurang satu. Nah, kalau itu lain lagi ya temen-temen. Kita coba lihat nih, sisi dari tambah satu dengan sisi kurang satu dan apa aja dampak positif serta dampak negatifnya.

Tambah satu pasti merujuknya ke kebahagiaan, anugerah, nikmat, hasil yang memuaskan, dan masih banyak lagi. Biasanya ini adalah suatu hasil dari upaya kita atau memang bisa privilege dari Tuhan untuk kita. Apa bisa disebut comfort zone? Lebih tepatnya bukan ya, tapi lebih kepada benefit yang dihasilkan. Tambah satu punya dampak positif dan negatif. Dampak positifnya kalian bisa lebih bersyukur atas nikmat yang sudah diberikan, lebih banyak kesempatan memberi bantuan ke orang lain, dan hidup pasti lebih baik dari sebelumnya. Selanjutnya dampak negatifnya itu berupa ujian. Ujian untuk tetap bersyukur, rendah hati, tetap mau membantu orang lain, dan menggunakan nikmat yang diberikan sesuai dengan semestinya. 

Kalau kita bicara kurang kesannya selalu negatif yang ada dibenak kita. Padahal enggak juga lho, ada kok positifnya dibalik kurang. Kurang satu memang identik dengan hal-hal yang kita gak sukai. Enggak salah memang, tapi dalam hidup kurang satu memang biasanya sudah satu paket sama tambah satu, namanya takdir atau nasib ya. Hal yang wajar jika ada sisi kurang dalam hidup karena dibalik itu Tuhan sedang menyiapkan dirimu menjadi orang yang hebat. Iya, hebat. Hebat menerima sisi kurang dan bisa jadi salah satu alasan untuk men-create diamond. Salah satu dampak positifnya bisa jadi sumber kekuatan untuk maju bukan untuk merubah ya. Ada takdir yang memang bisa dirubah ada juga yang tidak bisa dirubah. Ubahlah jika memang itu kuasa kita tapi jangan diubah jika memang bukan kuasa kita. Buat yang enggak bisa diubah, coba kita buat kurang satu menjadi lebih baik. Mirip perumpamaan kalau nasi sudah menjadi bubur, terus apa yang bisa kalian lakukan? Iya, kalau udah jadi bubur coba tambah kecap, tambah bawang goreng, jangan lupa juga tambahin ayam sama kuah. Nah, kan jadi lebih enak dimakan. So, kurang lebihnya seperti itu temen-temen. Dampak negatifnya juga ada lho, dimana ini bisa jadi bumerang bagi kalian yang belum bisa memaknai hidup. Alahasil, kalian akan minder, menutup diri, dan membuat kalian akan semakin terpuruk. Jadi, mulai dari sekarang melihat sesuatu jangan hanya dari satu sisi aja tapi lihat dari sisi lainnya juga.

Apapun itu, tambah satu kurang satu yang ada di hidupmu adalah sebuah takdir yang sudah diamanahkan. Mutiara akan tetap jadi mutiara biarpun ada di dasar laut atau di balik etalase. Semoga kamu bisa jadi versi terbaikmu.

See You On Top!!!

 

 

Writer: Irene Mega Mellyana