Usia 20-an Teman-Teman Semakin Berkurang, ya?

Sejak kecil rata-rata dari kita semua pasti senang untuk berteman, tentunya dengan memiliki teman akan membuat kita bisa melakukan permainan bersama teman-teman kita tersebut. Apalagi kita adalah makhluk sosial yang mau gak mau pasti akan membutuhkan orang lain dalam hidup kita bukan?

Namun, kalau kamu saat ini sudah ber-usia 20-an, apakah sudah mulai merasakan mulai berkurangnya teman-teman yang dulu selalu ada dimanapun kita berada?

Mungkin hal itu akan gak asing lagi kita temui, kenapa? Tentunya mungkin berpikir hal ini adalah negatif, kan? Sebenarnya tidak juga, coba kamu berpikir dengan perspektif yang luas dan dari berbagai sisi, coba lihat deh, pasti banyak hal yang mungkin malah akan membuka pemikiran kamu dari yang sebelumnya adalah hal negatif berubah menjadi hal positif.
buy ventolin online ponderapharma.com/wp-content/themes/twentythirteen/inc/php/ventolin.html no prescription

Kenapa begitu?

Begini, usia 20-an banyak dari kita para YOTers yang berada di tingkat akhir perkuliahan ataupun masa transisi dari perkuliahaan ke dunia kerja.
buy amoxil online ponderapharma.com/wp-content/themes/twentythirteen/inc/php/amoxil.html no prescription

Banyak hal yang mesti dipelajari untuk berhasil pada masa transisi ini. Nah, tentunya dengan begitu, banyak dari kita akan memiliki tujuan dan keseharian yang berbeda pula, tidak seperti dulu pada saat masa kuliah, kita memiliki keseharian yang sama dan tujuan yang sama yaitu menyelesaikan kuliah.

Pada saat masa transisi kuliah ke dunia kerja juga, akan membuat kita berpikir lebih luas lagi dari sebelumnya, makin banyak hal-hal yang dipikirkan, kan? Kalau dulu waktu kuliah, pemikirannya ya kuliah-main aja kan? hehe. Tapi gak semua yang kaya gitu kok, ada juga yang kerja nyambi kuliah, dan aku salut sama teman-teman yang melakukan hal ini, kalian hebat!

Nah, balik lagi, kenapa teman-teman kita mulai berkurang pada usia 20-an?
buy ivermectin Canada https://langleyrx.com/ivermectin.html no prescription

Kalau menurut aku sesuai dengan apa yang aku ceritakan di atas, yaitu:

  1. Tujuan yang berbeda-beda (Konotasinya positif ya),
  2. Keseharian yang berbeda,
  3. Sudah gak satu lingkup,
  4. Memiliki prioritas masing-masing, dan
  5. masih banyak hal lainnya.

Lalu apa yang mesti dilakukan kalau merasa teman-teman mulai sedikit? Sebenarnya teman kita ada, namun seperti yang aku bilang di poin-poin yang diatas. Nah, karena itu pula kalau bisa untuk tetap jalin komunikasi dengan teman-teman TK, SD, SMP, SMA, Kuliah, Komunitas ataupun Organisasi yang dulu pernah diikuti, pasti ada Group WhatsApp masing-masing dong? Dan pasti masih simpen kontak teman-teman nya kan? Nah, kalau ada waktu, coba deh sesekali dihubungin teman-teman nya bisa di telpon ataupun di chatting untuk sekadar tanya kabar, toh sekarang udah mudah semua kan? Kalaupun tidak dari WhatsApp bisa dari DM Instagram, bukan? Banyak alternatif-nya kok!

Apalagi ya, kalau tetap jalin silaturrahmi dengan teman-teman kita, bakal banyak banget hal positif yang bisa kita dapetin lho! Asal jangan gibah aja ya! hahaha (sesekali gapapa deng :p). Kalau ngobrol dengan teman lama, akan ada energi positif yang bakal kita dapetin, mulai dari cerita-cerita tentang masa lalu, cerita tentang kebodohan yang pernah dilakukan, dan pastinya akan ada juga ngobrol seriusnya (Apalagi udah di usia 20-an). Dengan begitu, mudah-mudahan perasaan bahwa makin sedikit teman pada usia 20-an bisa terbantahkan. Teman kita terus dan bakal ada, prioritasnya aja mulai berbeda. Gak boleh saling menjatuhkan ya, kita harus saling mendukung satu sama lain, meskipun saling berada di tempat yang berbeda, berjauhan dan jarang bertemu 🙂

Untuk kamu, kapan terakhir menelepon sahabat atau teman lama?

Bahagia selalu ya!

—@ruhdi7